Iran Targetkan Akan Bunuh Melani Trump

Melania Trump

JURNALJAMBI.CO – Dinas Rahasia Amerika Serikat (Secret Service) membuka penyelidikan terhadap sebuah video yang diduga memuat ancaman kepada Ibu Negara Melania Trump, istri Presiden Donald Trump. Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Juru Bicara Komunikasi dan Hubungan Media Secret Service, Nate Herring, mengatakan pihaknya telah mengetahui keberadaan video tersebut dan sedang melakukan penelusuran untuk memastikan apakah konten itu mengandung ancaman terhadap individu yang berada dalam perlindungan lembaganya.

“Secret Service mengetahui video tersebut dan sedang menyelidiki segala sesuatu yang dapat dianggap sebagai ancaman terhadap orang-orang yang kami lindungi,” ujar Herring.

Meski demikian, Secret Service tidak mengungkapkan detail penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Karena terkait kekhawatiran terhadap keamanan, kami tidak membahas hal-hal yang berkaitan dengan perlindungan intelijen,” tambahnya.

Penyelidikan dilakukan setelah beredar laporan mengenai sebuah video yang disiarkan melalui saluran media yang dikaitkan dengan pemerintah Iran. Video tersebut disebut-sebut menargetkan Melania Trump, meski hingga kini belum ada pernyataan resmi yang memastikan isi maupun tingkat ancaman dari materi tersebut.

Kasus ini menjadi perkembangan terbaru di tengah hubungan Washington dan Teheran yang masih memanas setelah konflik militer di kawasan Timur Tengah.

Ancaman terhadap Presiden Donald Trump dan anggota keluarganya juga disebut semakin meningkat seiring eskalasi ketegangan geopolitik antara kedua negara.

Hingga Rabu (29/7/2026), Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penyelidikan yang dilakukan Secret Service.

Di sisi lain, Secret Service menegaskan bahwa pernyataannya tidak berarti lembaga tersebut telah mengidentifikasi adanya ancaman yang kredibel atau spesifik terhadap Melania Trump.

Lembaga itu hanya memastikan seluruh materi yang berpotensi mengancam keselamatan orang-orang yang berada di bawah perlindungannya akan ditinjau sesuai prosedur keamanan yang berlaku.

Perkembangan penyelidikan masih terus berlangsung, sementara otoritas keamanan Amerika Serikat belum mengumumkan hasil ataupun langkah lanjutan terkait kasus tersebut.