JURNALJAMBI.CO – Dalam rangka memacu kinerja dan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, Wakil Bupati Gerry Trisatwika, SE dan Sekda Ir. Muhammad Arief, RH, MU melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Dari keterangan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun, Linda Novita Hirawati, kegiatan ini dilakukan pasca peringatan HUT RI ke-81 tahun 2026. 
Bupati Sarolangun H. Hurmin, melakukan sidak di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kamis 20 Agustus2026, diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Muhammad Arief, pada hari yang sama, di Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun.
Beberapa hari berikutnya, sidak dilakukan oleh Wakil Bupati Sarolangun (Wabup) Gerry Trisatwika, di Kantor Inspektorat Sarolangun, Rabu 26 Agustus 2026.
Dalam kegiatan sidak, Bupati Hurmin, Wabup Gerry Trisatwika dan Sekda Muhammad Arief melalukan cek kehadiran ASN, sebagai bentuk evaluasi kedisplinan dan melihat secara dekat aktivitas pegawai.
Kepada jajaran OPD, diminta kepada seluruh ASN agar meningkatkan kinerja dan menjaga kedisiplinan dalam melaksanakan tugas.
Selain soal kinerja, ASN diharapkan agar dapat menjaga kebersihan, penataan ruang dan keindahan lingkungan kantor, ini dalam rangka kenyamanan kerja.
Sidak dilakukan dengan komunikasi yang santun dan berdialog langsung dengan sejumlah ASN dan menanyakan keberadaan para pegawai yang tidak hadir.
Kepada jurnaljambi.co, Kepala BKPSDM Sarolangun (Kaban), Linda Novita Hirawati mengatakan bahwa Bupati dan jajaran sedang menegakkan kembali disiplin dan kinerja ASN, mendekati akhir tahun.
“Sekarang Bupati dan jajaran sedang menegakkan kembali disiplin, mendekati akhir tahun, dengan melakukan sidak kinerja dan disiplin pegawai,” ucap Kaban Linda Novita, Jum’at 28 Agustus 2026. 
“Langkah ini untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kaban Linda Novita menyebut, terkait sidak kedisiplinan, tidak ditemukan indispliner pegawai, persentase ketidakhadiran pegawai masih di ambang wajar.
“Temuan sidak terkait kedisiplinan, sekitar 90 persen pegawai hadir,10 persen cuti dan terlambat masuk kantor,” pungkas Kaban Linda Novita Hirawati. (Abahagus)












