Kabut Asap Mereda: ISPU Jambi dari 120 ke 96, Warga Tetap Diimbau Pakai Masker

Udara Jambi Makin Segar, ISPU Turun Drastis Tapi Pemkot Minta Tetap Waspada

JURNALJAMBI.CO —  Kualitas udara di Kota Jambi akhirnya menunjukkan perbaikan signifikan. Data terbaru mencatat Indeks Standar Pencemaran Udara / ISPU turun dari 120 menjadi 96, sehingga status udara berubah dari “tidak sehat” menjadi “sedang”.

Penurunan ISPU ini menjadi kabar baik bagi warga Jambi yang hampir sepekan terakhir harus beraktivitas di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

ISPU Turun, Tapi Pemkot Tetap Imbau Pakai Masker Meski kualitas udara sudah membaik, Pemerintah Kota Jambi tetap mengimbau masyarakat untuk memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian, mengingat kondisi cuaca dan titik panas / hotspot di wilayah sekitar Jambi masih fluktuatif.

“Walau ISPU sudah turun ke 96, kami minta warga tetap waspada. Gunakan masker, kurangi aktivitas di luar, dan banyak minum air putih,” ujar juru bicara Pemkot Jambi.

Dampak Karhutla Sebelumnya Cukup Berat Sebelum membaik, Kota Jambi sempat diselimuti kabut asap pekat. Pada 25 Agustus 2026 malam, AQI US Jambi sempat tembus 213 dan masuk kategori “sangat tidak sehat”.

Kondisi itu memaksa Pemkot mengambil kebijakan darurat, mulai dari meliburkan sekolah PAUD-SMP selama 3 hari 26-28 Agustus 2026 hingga menyiapkan layanan kesehatan 24 jam.

Dinas Kesehatan juga mencatat kasus ISPA naik 15% menjadi 1.955 kasus dalam sepekan akibat paparan asap.

Pemkot Siaga, Pantau ISPU Tiap Hari BPBD Kota Jambi bersama DLH kini terus memantau perkembangan ISPU dan titik hotspot secara harian. Warga juga diminta aktif memantau informasi resmi dari BMKG dan aplikasi kualitas udara.

Dengan membaiknya ISPU ke angka 96, aktivitas masyarakat seperti sekolah, kantor, dan transportasi diharapkan bisa kembali berjalan normal.