Tawuran Maut di WTC Jambi, Satu Pelajar Tewas Bersimbah Darah

Polisi Buru Pelaku Tawuran di WTC Jambi yang Tewaskan Satu Pelajar

JURNALJAMBI.CO  —  Kawasan pusat perbelanjaan WTC Jambi kembali memanas. Aksi tawuran antar pelajar yang terjadi di sekitar lokasi tersebut menewaskan satu orang pelajar. Korban meninggal dunia akibat luka senjata tajam.

Peristiwa berdarah ini sontak membuat pengunjung dan pedagang panik. Polisi yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk membubarkan kerumunan dan mengamankan TKP.

Kronologi Singkat Berdasarkan informasi yang dihimpun, tawuran diduga dipicu saling tantang antara dua kelompok pelajar melalui media sosial. Tidak lama kemudian puluhan remaja berkumpul di depan WTC dan saling serang menggunakan senjata tajam jenis celurit dan parang.

Dalam bentrokan itu, satu pelajar menjadi korban. Korban mengalami luka sabetan parah dan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun nyawanya tidak tertolong.

Polisi Amankan Barang Bukti Aparat dari Polresta Jambi bersama Polsek terdekat segera melakukan olah TKP. Sejumlah barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan saat tawuran telah diamankan.

Petugas juga masih memburu para pelaku yang melarikan diri usai kejadian. Patroli di jam rawan pun ditingkatkan untuk mencegah aksi balasan antar kelompok.

Kapolresta Jambi mengimbau orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak, terutama di media sosial dan jam pulang sekolah.

Kami tidak akan mentolerir aksi tawuran yang meresahkan masyarakat. Pelaku akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar sumber kepolisian.

Imbauan Warga diimbau tidak membuat video dan menyebarkannya secara luas agar tidak memicu aksi lanjutan. Jika mengetahui informasi terkait pelaku, masyarakat diminta segera melapor ke call center 110 atau kantor polisi terdekat.

Kasus ini menambah daftar panjang tawuran pelajar di Kota Jambi. Sebelumnya Polresta Jambi juga menangkap 5 anggota gengster di Talang Bakung yang terlibat bentrok bersenjata tajam hingga menewaskan korban.

Hingga berita ini ditulis, identitas lengkap korban dan pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian