Calon Wisudawan UIN Kecewa, Revisi Jadwal Mendadak Rugikan Keluarga

Jadwal Wisuda UIN Diubah 2 Kali, Mahasiswa Protes: Orang Tua di Luar dan "War Kursi

JURNALJAMBI.CO —  Rencana wisuda di UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi mendadak memanas. Para calon wisudawan melancarkan aksi protes secara daring setelah pihak kampus merevisi jadwal wisuda hingga 2 kali dalam waktu singkat.

Keputusan mendadak tersebut memicu kekecewaan besar, terutama karena berdampak langsung pada keluarga dan kerabat wisudawan yang sudah jauh-jauh hari mempersiapkan kedatangan.

Protes Karena Perubahan Sepihak Dalam pengumuman terbaru, pihak kampus juga menyampaikan kebijakan bahwa orang tua wisudawan harus berada di luar gedung dan tidak diperbolehkan masuk ke ruangan acara. Ditambah lagi, sistem tempat duduk menggunakan sistem war kursi atau siapa cepat dia dapat.

Kebijakan ini langsung menuai penolakan dari mahasiswa”Ini bukan hanya soal wisuda, tapi soal menghargai perjuangan orang tua. Masa orang tua harus nunggu di luar?” tulis salah satu calon wisudawan dalam unggahan protes.

Kerugian Materi dan Waktu Mahasiswa menilai perubahan jadwal yang dilakukan secara sepihak sangat merugikan. Pasalnya, banyak keluarga dan kerabat dari luar kota yang sudah telanjur memesan tiket perjalanan, penginapan, fotografer, studio foto, hingga jasa MUA.

“Udah booking semua dari jauh hari. Sekarang jadwalnya diganti mendadak. Siapa yang rugi? Kami dan orang tua,” keluh mahasiswa lainnya.

Mereka mendesak pihak kampus untuk mengevaluasi kembali kebijakan tersebut dan mencari solusi yang tidak mengorbankan wisudawan maupun keluarga.

Harapan Solusi Bersama Wisuda merupakan momen sakral bagi mahasiswa dan keluarga setelah bertahun-tahun menempuh pendidikan. Karena itu, mahasiswa berharap pihak kampus dapat duduk bersama untuk mencari jalan tengah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari pihak UIN Jambi terkait tuntutan mahasiswa tersebut.

Para calon wisudawan berharap komunikasi antara kampus dan mahasiswa dapat berjalan lebih baik, agar pelaksanaan wisuda berjalan khidmat, tertib, dan membahagiakan semua pihak.