Sampah Menumpuk di Kawasan Wisata Telaga, Pengunjung Diimbau Jaga Kebersihan

Tumpukan Gelas Plastik dan Botol Cemari Tepi Telaga, Keindahan Wisata Terancam

JURNALJAMBI.CO — Keindahan kawasan telaga yang menjadi salah satu destinasi favorit warga kini mulai ternoda. Tumpukan sampah berupa gelas plastik, botol bekas, dan sampah daun terlihat berserakan di area rumput tepi telaga.

Dari pantauan di lapangan, sampah plastik bekas minuman mendominasi area tersebut. Gelas plastik, botol air mineral, hingga bungkus makanan berserakan di bawah pohon dan pagar pembatas telaga. Pemandangan ini tentu mengurangi kenyamanan pengunjung yang datang untuk bersantai dan menikmati suasana.

Warga Harap Petugas Rutin Bersihkan Menumpuknya sampah ini memicu kekhawatiran warga dan pengunjung. Mereka berharap petugas terkait dapat lebih rutin melakukan pembersihan agar kawasan tetap bersih dan pengunjung tetap ramai datang.

“Kalau bersih kan orang jadi betah lama-lama di sini. Kalau banyak sampah gini, jadi tidak nyaman dan takutnya pengunjung jadi berkurang,” ujar salah seorang warga.

Selain merusak keindahan, sampah yang dibiarkan menumpuk juga berpotensi mencemari air telaga dan menjadi sarang penyakit. Apalagi kawasan ini merupakan ruang terbuka hijau yang sering dimanfaatkan warga untuk berolahraga dan rekreasi keluarga.

Butuh Kesadaran Bersama Meski peran petugas kebersihan sangat penting, kesadaran pengunjung juga menjadi kunci utama. Banyaknya sampah plastik bekas minuman menunjukkan masih kurangnya kepedulian sebagian pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya.

Pengelola dan pemerintah setempat diimbau untuk menambah jumlah tempat sampah di titik-titik strategis, serta memasang imbauan agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan.

Demi menjaga kelestarian dan kenyamanan ruang publik, diperlukan kerja sama antara petugas, pengelola, dan masyarakat  Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan kawasan telaga ini tetap menjadi destinasi yang ramai dikunjungi dan bisa dinikmati oleh generasi mendatang.