JURNALJAMBI.CO — Sebagai Subholding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo kembali menunjukkan komitmennya dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan. Sepanjang periode berjalan, perusahaan perkebunan sawit terbesar ini telah menyalurkan dana TJSL senilai Rp171 miliar untuk mendukung empat pilar utama: kesehatan, pemberdayaan UMKM, kelestarian lingkungan, dan pemulihan.
Dana besar tersebut disebar ke ratusan titik di berbagai daerah, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Aceh, Jawa, hingga Sulawesi.
4 Pilar Bantuan: Dari Kesehatan hingga UMKM
Dirut PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menegaskan, program sosial perusahaan dirancang sebagai bukti nyata untuk “membangun Indonesia dari desa-desa.
Penyaluran dana Rp171 miliar itu mencakup berbagai sektor strategis:
1. Kesehatan: Intervensi gizi, pencegahan stunting, penyediaan sarana sanitasi dan air bersih, penguatan fasilitas kesehatan, serta pendampingan keluarga berisiko stunting. Sepanjang 2024-2025, dukungan untuk pencegahan stunting saja mencapai Rp7,95 miliar.
2. UMKM & Ekonomi: Program pemberdayaan masyarakat dan ekonomi desa untuk mendorong kemandirian ekonomi warga sekitar wilayah operasional.
3. Lingkungan: Renovasi masjid, musholla, gereja, ruang kelas, penyediaan air bersih, hingga bantuan 15 unit mesin pemadam kebakaran lengkap ke BPBD Riau untuk pencegahan Karhutla.
4. Pemulihan Bencana: PalmCo hadir sejak hari pertama tanggap darurat banjir di Sumatera. Perusahaan mendirikan 45 posko kesehatan dan pengungsian yang menampung lebih dari 5.500 warga, menyalurkan ribuan logistik seperti 570 ton minyak goreng, beras, mi instan, obat-obatan, serta mendirikan dapur umum.
“Banjir tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit. Karena itu, layanan kesehatan harus tersedia sepanjang waktu,” ujar Jatmiko.
Kolaborasi dan Prinsip Partisipatif Jatmiko menambahkan, seluruh kegiatan TJSL dilakukan secara terukur dengan prinsip legacy sosial, partisipatif, dan akuntabel.
“Program-program bantuan ini adalah kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat sekitar, yang pada prinsipnya kebutuhan yang paling mendesak itulah yang kami dahulukan,” sambungnya.
Komitmen PalmCo juga mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, menyebut PalmCo sebagai perusahaan pertama yang datang membawa bantuan ke wilayahnya saat bencana.
Target Dampak Jangka Panjang Meski sudah menyalurkan ratusan miliar, PalmCo menargetkan realisasi dana TJSL bisa terus meningkat. “Yang lebih penting dari jumlahnya adalah dampak yang ditimbulkan,” tegas Jatmiko.
Dengan fokus pada kesehatan, UMKM, lingkungan, dan kebencanaan, PalmCo berharap kehadiran perusahaan tidak hanya dirasakan lewat kontribusi ekonomi, tetapi juga melalui penguatan sisi sosial, pendidikan, dan spiritual masyarakat.












