JURNALJAMBI.CO – Sembilan babak menjadi medan perang para pecatur terbaik Jambi. Namun, semua baru benar-benar ditentukan pada babak terakhir.
Papan catur di Paviliun JBC, Kota Jambi, Jumat (11/9/2026), menjadi saksi berakhirnya pertarungan sengit perebutan dua tiket menuju Kejurnas Catur 2026 di Banten.
Master Nasional (MN) Sarmadoli Siringo Ringo dan MN Rori Muldianto akhirnya keluar sebagai dua pecatur yang berhak membawa nama Jambi pada Kejurnas 23–29 Oktober 2026.
Pertarungan berlangsung dalam Jambi Chess Tournament Season 2 2026 yang digelar Pengprov Percasi Jambi pada 7–11 September 2026. Format sembilan babak membuat setiap langkah menjadi sangat berharga, terutama bagi para master yang sejak awal memburu posisi dua besar.
Sarmadoli memasuki babak terakhir dengan posisi terdepan. Sejak babak pertama hingga babak kedelapan, pecatur Tanjung Jabung Barat itu mampu menjaga dominasinya.
Namun, kemenangan belum bisa dianggap aman.
Di belakangnya, Rori terus menempel. Izhar Bafadhal juga masih memiliki peluang untuk mengacaukan persaingan. Dua tiket Kejurnas membuat tekanan semakin besar.
Babak kesembilan pun berubah menjadi pertarungan hidup-mati.
Sarmadoli harus menghadapi MN Miduk Hutabarat. Tidak ada ruang untuk lengah. Kemenangan menjadi jalan paling aman untuk mengunci tiket.
Begitu pertandingan dimulai, Sarmadoli langsung memainkan permainan agresif. Dengan bidak hitam, ia tidak membiarkan Miduk mengembangkan permainan dengan nyaman.
Tekanan demi tekanan dilancarkan. Miduk berusaha bertahan dan mencari celah untuk membalikkan keadaan. Namun, Sarmadoli tetap menjaga posisi dan terus memaksa lawannya berada dalam tekanan.

Perlahan, pertahanan Miduk mulai runtuh.
Sarmadoli akhirnya mengunci kemenangan. Seketika, ketegangan di papan lain ikut berubah. Ia bukan hanya mengamankan posisi juara, tetapi juga memastikan satu tiket Jambi menuju Kejurnas Banten.
Sarmadoli menutup turnamen dengan 23 poin, hasil tujuh kemenangan dan dua kali remis. Tidak sekalipun ia menelan kekalahan dalam sembilan babak.
Tetapi satu tiket masih menggantung.
Perhatian kemudian tertuju kepada MN Rori Muldianto. Lawannya pada babak terakhir adalah pecatur non-master Herry Sofyandy.
Rori berada dalam posisi yang membutuhkan hasil penting untuk mempertahankan peluangnya. Pertandingan berlangsung ketat. Herry tidak memberikan kemenangan dengan mudah.
Alih-alih mendapatkan tiga poin penuh, Rori justru harus puas dengan hasil remis.
Kini semua mata tertuju pada pertandingan MN Izhar Bafadhal.
Izhar menghadapi MN Sugianto Tjhin Hau. Peluangnya masih terbuka, tetapi ia membutuhkan hasil maksimal sekaligus berharap hasil di papan lain menguntungkan.
Namun, kemenangan tersebut belum cukup untuk mengubah dua nama teratas. Perhitungan akhir menempatkan Sarmadoli di posisi pertama dengan 23 poin, Rori di posisi kedua dengan 21 poin, dan Izhar di posisi ketiga dengan 16 poin.
Dengan demikian, Sarmadoli dan Rori resmi mengamankan dua tiket Jambi menuju Kejurnas Catur 2026 di Banten.
Perjalanan Sarmadoli menuju tiket nasional menjadi semakin menarik jika melihat hasil sesi pertama. Pada Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 Session 1, Juni lalu, Sarmadoli hanya finis di posisi ketiga dengan 17 poin.
Rori saat itu berada di posisi kedua dengan 18 poin, sedangkan Izhar menjadi juara dengan 22 poin.
Tiga bulan kemudian, peta persaingan berubah.
Sarmadoli bangkit. Dari posisi ketiga pada sesi pertama, ia menutup sesi kedua sebagai juara sekaligus menjadi pecatur pertama yang memastikan tiket Kejurnas.
Rori menyusul di posisi kedua setelah berhasil melewati tekanan hingga babak terakhir.
Kini, setelah sembilan babak penuh pertarungan, dua nama telah terpilih.
Sarmadoli dan Rori akan membawa pertarungan dari Jambi ke Banten.












