JURNALJAMBI.CO – Bupati Bungo, H. Dedy Putra, memimpin langsung pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di jalan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, pada 13/1. Kegiatan tersebut berhasil mengamankan sebanyak dua alat berat.
Dalam operasi itu, Bupati didampingi Wakil Ketua DPRD Bungo serta tim gabungan yang terdiri dari Polres Bungo, TNI, Camat Rantau Pandan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Satpol PP. Dalam kunjungan itu Dedy menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam menerbitkan tambang ilegal yang sebelumnya sempat terkendala perlawanan massa.
”Saya mengimbau seluruh pelaku penambang emas tanpa izin di aliran Batang Bungo, mulai dari Kota Bungo sampai ke kaki Gunung Kerinci, untuk segera keluar. Aktivitas ini merusak dan memicu banjir,” tegas Dedy Putra di lokasi razia.
Dedy menyatakan tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku PETI. Ia memastikan razia akan menjadi agenda rutin tanpa memandang bulu siapa pun yang berada di balik layar.
”Kami tidak memberikan toleransi lagi. Siapa pun yang terlibat, kami akan melakukan tindakan hukum secara adil,” tambahnya.
Kondisi sungai di Kabupaten Bungo saat ini dilaporkan telah tercemar parah. Padahal, aliran sungai tersebut merupakan sumber air utama bagi masyarakat, dan memasok kebutuhan air bersih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Selain dampak ekologi, penggunaan merkuri pada aktivitas PETI dinilai sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.
Dalam razia lanjutan ini, tim gabungan berhasil mengamankan dua unit alat berat. Satu unit ditemukan dalam kondisi mesin menyala, sementara satu unit lainnya dalam keadaan mati. Petugas segera menyita kedua alat tersebut sebagai barang bukti.
Operasi ini merupakan respons cepat setelah insiden pada Minggu (11/1/2026). Saat itu, Polres Bungo dan tim gabungan sebenarnya telah berhasil menyita tiga unit alat berat di Dusun Rantau Duku. Namun, upaya penegakan hukum tersebut sempat digagalkan oleh sekelompok warga yang memblokir jalan, sehingga aparat terpaksa melepaskan kembali alat berat tersebut.
Kini, Pemerintah Kabupaten Bungo bersama aparat penegak hukum memperketat pengawasan. Bupati berharap tidak ada lagi aktivitas penambangan di sepanjang aliran kaki Gunung Kerinci hingga Kota Bungo demi menyelamatkan lingkungan dan masa depan daerah.












