JURNALJAMBI.CO – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Sarolangun terus berupaya secara optimal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai jenis penerimaan dengan strategi yang terukur. Hal ini disampaikan Kepala Badan BPPRD Sarolangun (Kaban) Emalia Sari, Senin 27 April 2026.
Kaban Emalia Sari menyebut upaya peningkatan pendapatan dilakukan tidak hanya dengan menggali potensi baru, tetapi juga mengoptimalkan potensi yang sudah ada, seperti sumber pendapatan dari pajak ruko dan kios Pemda yang sudah berjalan puluhan tahun, retribusi dan pendapatan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah).
Dijelaskannya, BLUD merupakan unit kerja pemerintah daerah yang diberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan untuk meningkatkan layanan masyarakat, seperti Rumah Sakit dan Puskesmas.
“Kita terus berupaya memaksimalkan pendapatan asli daerah melalui berbagai bidang atau unit pendapatan, dari pajak ruko dan kios Pemda, retribusi serta potensi lainnya, tahun lalu PAD kita over target,” ujar Kaban Emalia Sari.
“Rumah Sakit Umum sebagai BLUD tetap menjadi penyumbang PAD yang potensial bagi Sarolangun,” imbuhnya.
Upaya lainnya untuk menoptimalkan PAD terus dilakukan, sebagai strategi yang terukur, seperti dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM).
“Kita sudah lakukan pelatihan pegawai untuk meningkatkan SDM, kita sudah perkuat koordinasi, mengggali potensi baru, dan optimalkan yang sudah ada,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Kaban Emalia Sari juga mengimbau semua masyarakat Kabupaten Sarolangun untuk taat membayar pajak bumi dan bangunan (PBB), karena PBB sumber penerimaan pajak yang sangat potensial.
Terkait penerimaan pendapatan dari PBB, Kaban Emalia Sari mengatakan bahwasanya penting dilakukan verifikasi data wajib pajak dan perlu dilakukan revaluasi atas nilai aset, yang secara faktual menaikkan nilai jual objek pajak (NJOP), menyebabkan secara otomatis dasar perhitungan pajak akan berubah dan penerimaan pajak akan meningkat.
Namun, Kaban Emalia menyebut, untuk verifikasi faktual wajib pajak dan revaluasi aset wajib pajak, akan bekerjasama dengan pihak ke tiga, misalnya konsultan keuangan dan perpajakan, seperti yang dilakukan daerah lain, dan hasilnya signifikan.
“Kami imbau kepada semua masyarakat Kabupaten Sarolangun, ayo taat membayar pajak, kita saat ini sedang proses cetak SPPTPBB, tidak lama lagi kita bagikan,” pungkas Kaban Emalia Sari.












