PANAS! 8 Tiket Kejurnas Banten Diperebutkan, Pecatur Non-Master Jambi Saling Tekan di Merangin

Menuju Kejurnas Banten 23-29 Oktober 2026.

JURNALJAMBI.CO – Persaingan pecatur non-master di Provinsi Jambi memasuki fase yang semakin panas. Turnamen Catur Bulanan Non-Master Pengprov Percasi Jambi ke-9 di Kabupaten Merangin menjadi salah satu momentum penting bagi para pecatur yang tengah memburu tiket menuju Kejurnas Banten 2026.

Sebanyak delapan tiket disiapkan Pengprov Percasi Jambi untuk mengirimkan wakil terbaik ke Kejurnas Banten yang dijadwalkan berlangsung pada 23–29 Oktober 2026.

Jumlah tiket yang terbatas membuat persaingan dipastikan berlangsung ketat. Para pecatur tidak hanya dituntut meraih kemenangan, tetapi juga menjaga konsistensi poin hingga persaingan berakhir.

Sejumlah nama mulai mencuri perhatian dalam perebutan posisi teratas rating provinsi. Aprian Hidayat, Marzuki Tarigan, Ramses Hasibuan, dan Herdi Amanda menjadi beberapa pecatur yang saat ini memiliki peluang untuk mengamankan tiket.

Namun, persaingan belum menjadi milik mereka. Herry Sofyandi, Ali Sabri, Barulah Khalik, dan Rully, Yosi Barhanas, juga masih berada dalam perburuan. Selisih poin dan posisi yang dapat berubah membuat persaingan delapan besar masih terbuka.

Situasi tersebut membuat setiap pertandingan menjadi semakin penting. Satu kemenangan bisa memperbaiki posisi, sementara kehilangan poin dapat membuat seorang pecatur tergeser dari zona aman.

Kejurnas Banten menjadi magnet tersendiri bagi para pecatur non-master Jambi. Kesempatan tampil di tingkat nasional membuat persaingan di Merangin tidak lagi sekadar mengejar kemenangan pertandingan, tetapi juga mengamankan posisi dalam daftar delapan wakil terbaik.

Ketua Pengprov Percasi Jambi Mario Liberty Siregar mengingatkan seluruh peserta agar menjaga sportivitas dan fair play sepanjang kompetisi.

Menurut Mario, ketatnya persaingan jangan sampai menghilangkan nilai sportivitas. Setiap poin yang diperoleh harus benar-benar menjadi hasil dari kemampuan dan perjuangan masing-masing pecatur.

“Ada delapan tiket yang diperebutkan dan tentunya persaingan akan semakin ketat. Semua memiliki ambisi untuk tampil di Kejurnas. Kami berharap para pecatur tetap bermain sportif dan menjunjung fair play,” tegas Mario.