JURNALJAMBI.CO — Warga Desa Pematang Gajah RT 13 digegerkan dengan peristiwa terbakarnya kabel jaringan listrik pada malam hari. Insiden ini membuat penerangan di sekitar lokasi sempat padam dan menimbulkan kepanikan warga.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak satu tiang lampu jalan tenaga surya berdiri dalam kondisi gelap gulita. Cahaya hanya terlihat dari satu titik lampu kecil di bawah, menandakan sebagian jaringan tidak berfungsi.
Diduga Korsleting, Warga Sempat Panik Peristiwa terbakarnya kabel diduga akibat korsleting atau beban berlebih pada jaringan. Api yang muncul sempat membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk memastikan tidak menjalar ke rumah warga.
“Pas kejadian lampunya kedip-kedip terus tiba-tiba ada percikan api di kabel. Untung cepat padam, kalau tidak bisa bahaya,” ujar salah satu warga RT 13 yang enggan disebut namanya.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang besar dalam kejadian ini. Namun dampaknya, aktivitas warga di malam hari menjadi terganggu karena minimnya penerangan jalan.
Warga Minta Perhatian PLN dan Pemdes Dengan kejadian ini, warga Desa Pematang Gajah RT 13 berharap pihak PLN dan Pemerintah Desa segera melakukan pengecekan dan perbaikan jaringan.
Mereka juga meminta agar instalasi kabel dan tiang lampu jalan, khususnya yang menggunakan tenaga surya, dicek secara berkala untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Kami minta cepat diperbaiki. Jalanan jadi gelap, rawan kalau ada yang lewat malam-malam,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat ada percikan api atau kabel yang mencurigakan.












