JURNALJAMBI.CO – Wakil Bupati (Wabup) Sarolangun Gerry Trisatwika mengapresiasi kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Menjahit dan Otomotif Sepeda Motor yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Sarolangun, Kamis 24 September 2026. Kegiatan pelatihan digelar selama 30 hari, di komplek Dinas Nakertrans Kabupaten Sarolangun.
Pelatihan ini adalah salah satu bukti Pemerintah Kabupaten Sarolangun peduli terhadap angkatan kerja Kabupaten Sarolangun. Wabup Gerry berharap para peserta dapat mengembangkan usaha secara mandiri atau bekerja di perusahaan dengan keterampilan yang sudah dibekali oleh Dinas Nakertrans Kabupaten Sarolangun.
“Para peserta pelatihan ini ke depannya akan diberikan bantuan, setelah memilki keterampilan, diberi bantuan peralatan atau sarana untuk pengembangan usaha,” kata Wabup Gerry Trisatwika.
Hadir dalam pembukaan pelatihan, Wabup Gerry Trisatwika, SE, Kadis Nakertrans Sarolangun H. Juddin, S.Ag, Sekdin Nakertrans Hanibar, SE, Ujang Junaidi Sekretaris Dinas KPHP, Staf Ahli Bupati, H. Kasiyadi, Lurah Dusun Sarolangun Muhammad Dasuki, Lurah Suka Sari Findra Utama, Instruktur pelatihan menjahit dan otomotif sepeda motor dan undangan lainnya.
Menurut Wabup, usaha menjahit dan servis sepeda motor seharusnya tidak susah mengembangkannya, tergantung pemilik usaha, tidak susah mendapatkan pelanggan, karena semua orang butuh pakaian dan butuh kendaraan sepeda motor yang layak untuk digunakan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hasil dari pelatihan hari ini sangat tergantung pada keseriusan mengikuti pelatihan, kesungguhan Dinas Nakertrans memberikan pelatihan yang optimal, dan yang tak kalah pentingnya usaha ke depan untuk mengembangkan keterampilan secara mandiri dengan keterampilan yang dimiliki.
“Saya harap Dinas Nakertrans melaksanakan program atau kegiatan yang langsung berdampak terhadap masyarakat, monitoring ke depannya juga tidak kalah penting, bantuan peralatan yang nantinya akan diberikan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Wabup Gerry Trisatwika.
Wabup menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun juga berharap seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Sarolangun untuk berkontribusi untuk mengentaskan pengangguran yang ada di Kabupaten Sarolangun, seperti para pelaku usaha, perusahaan perkebunan, perusahaan pertambangan dan perbankan, juga pelaku usaha kuliner untuk keberlangsungan, kesejahteraan tenaga kerja yang ada di Kabupaten Sarolangun.
“Harapan saya ke depannya dengan para pelaku usaha dan perusahaan-perusahaan besar yang kita libatkan, akan kita adakan “Job Fair” serentak, jadi dari segala sisi kita bantu para tenaga kerja kita dengan harapan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera ke depannya,” harap Wabup Gerry Trisatwika.
Dengan pelaksanaan pelatihan-pelatihan bagi tenaga kerja, menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Sarolangun hadir dan peduli terhadap angkatan kerja Kabupaten Sarolangun, dalam upaya mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Nakertrans Kabupaten Sarolangun H. Juddin, S.Ag dalam laporan dan arahannya mengatakan, Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Menjahit dan Kejuruan Otomotif ini dilakukan ntuk meningkatkan potensi dan kualitas angkatan kerja Kabupaten Sarolangun.
“Peserta pelatihan adalah sebanyak 32 orang yang terdiri dari dua kegiatan pelatihan, pelatihan otomotif sepeda motor digelar di Kecamatan Singkut dan pelatihan menjahit kita gelar di Kecamatan Sarolangun. Sebelumnya kita gelar servis HP, Tata rias dan Pelatihan komputer. Pelatihan ini berisi penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab,” kata Kadis Juddin.
“Kegiatan ini dalam rangka mendukung visi-misi Pemerintah Sarolangun MAJU dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan kualitas angkatan kerja, kegiatan ini juga didukung oleh para para pelaku usaha di Kabupaten Sarolangun,” imbuhnya.
Kadis Juddin menyebut, bersama Kementerian Tenaga Kerja berencana akan menyelenggarakan audiensi di Sarolangun, Ia telah melakukan koordinasi beberapa waktu lalu. Begitu pun dengan Kementerian Transmigrasi.
“Kami juga sudah menyurati Menteri Transmigrasi dalam hal penyelesaian tanah eks transmigrasi di Kabupaten Sarolangun. Kami mohon dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun untuk peningkatan fasilitas di Dinas Nakertrans, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sarolangun,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutan dan arahannya, Kadis Juddin meminta keseriusan para peserta pelatihan. Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah terus mengawasi, ketika peserta pelatihan mendapatkan bantuan pemerintah agar digunakan sebaik-baiknya.












