JURNALJAMBI.CO – Warga Kota Jambi kembali dihadapkan pada kondisi udara yang tidak sehat. Langit di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Mendalo, tampak diselimuti kabut tipis berwarna keabu-abuan sejak Rabu (9/9/2026) pagi.
Pantauan dari ketinggian menunjukkan pemandangan kota dan pepohonan terlihat samar tertutup kabut. Bangunan yang biasanya terlihat jelas kini kabur oleh polusi udara.
Kondisi ini diduga kuat akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik di Provinsi Jambi dan daerah sekitar. Asap pekat yang terbawa angin membuat kualitas udara menurun dan menimbulkan bau menyengat.
Sejumlah warga mengaku mulai merasakan dampaknya. “Tenggorokan jadi gatal dan mata perih. Anak-anak juga mulai batuk-batuk,” ujar seorang warga.
Hingga saat ini, belum ada imbauan resmi dari pemerintah daerah terkait pembatasan aktivitas di luar ruangan. Namun, warga diimbau untuk tetap menggunakan masker, memperbanyak minum air putih, dan mengurangi aktivitas outdoor, terutama bagi lansia, anak-anak, dan penderita ISPA.
Pihak BMKG dan DLH Provinsi Jambi diharapkan segera merilis data kualitas udara agar masyarakat dapat lebih waspada.












