Petugas Kebersihan Jadi Korban Pelecehan di Jl. H. Hanafie, Pelaku Diduga Anak Punk Kabur

Korban Dipeluk dan Diremas Hingga Jatuh, Pelecehan di Jl. H. Hanafie Tuai Kecaman

JURNALJAMBI.CO — Seorang petugas kebersihan menjadi korban pelecehan seksual di kawasan Jl. H. Hanafie. Peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang menjalankan tugas membersihkan jalan.

Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku yang diduga merupakan seorang anak punk melakukan aksi tidak senonoh dengan memeluk dan meremas tubuh korban hingga korban terjatuh. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kronologi Singkat Peristiwa bermula ketika korban tengah bekerja seperti biasa di pinggir jalan. Tiba-tiba pelaku menghampiri dan melakukan tindakan pelecehan secara fisik. Korban yang kaget dan tidak berdaya sempat terjatuh akibat aksi tersebut.

Warga sekitar yang melihat kejadian berupaya mengejar, namun pelaku berhasil kabur. Hingga kini identitas pelaku belum diketahui secara pasti.

Imbauan dan Tindakan Hukum Kasus pelecehan seksual termasuk dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual / TPKS  yang diatur dalam UU No. 12 Tahun 2022. Setiap orang yang mengetahui, melihat, atau menjadi korban berhak melaporkan ke UPTD PPA, Dinsos PPPA, atau kepolisian.

Polisi diimbau segera menerima laporan di ruang pelayanan khusus yang menjamin keamanan dan kerahasiaan korban. Korban juga berhak mendapat perlindungan dalam waktu 1×24 jam sejak melapor.

Masyarakat diminta tidak menyebarluaskan identitas korban dan segera melapor jika memiliki informasi terkait keberadaan pelaku.

Komitmen Lindungi Pekerja Publik Aksi ini menuai kecaman karena menyasar pekerja rentan yang bertugas menjaga kebersihan kota. Pemerintah daerah dan aparat diharapkan segera menindaklanjuti kasus ini agar tidak terulang dan memberikan rasa aman bagi para petugas kebersihan yang bekerja di ruang publik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyelidikan kasus tersebut.

Catatan Redaksi:Karena belum ada rilis resmi dari kepolisian, berita ini disusun berdasarkan laporan awal di media online. Kami akan terus memperbarui informasi setelah ada konfirmasi dari pihak berwenang.