Daerah  

Tingkatkan Pendapatan Warga, PTPN IV Regional IV Salurkan 1.500 Bibit Nanas untuk Dua Desa di Tanjab Timur

JURNALJAMBI.CO – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional IV Jambi-Sumbar melalui Kebun Unit Lagan terus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Salah satunya dilakukan melalui program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) dengan menyalurkan sebanyak 1.500 bibit nanas siap tanam kepada warga Desa Merbau dan Desa Sungai Tawar, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Jambi.

Sebanyak 1.000 bibit nanas diserahkan untuk masyarakat Desa Merbau dan diterima oleh Khairul Anwar. Sementara itu, 500 bibit nanas disalurkan kepada masyarakat Desa Sungai Tawar dan diterima langsung oleh Kepala Desa Sungai Tawar, Bustanul Arifin. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada pekan pertama Agustus 2026.

Program ini menjadi bagian dari upaya PTPN IV Regional IV dalam mendorong pemanfaatan lahan gambut secara produktif sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi masyarakat desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Manajer Kebun Lagan PTPN IV Regional IV Jambi-Sumbar, Fadly Wahyudi, mengatakan pemilihan tanaman nanas dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik lahan dan kondisi lingkungan di kedua desa yang sebagian besar wilayahnya merupakan lahan gambut.

“Nanas merupakan salah satu tanaman yang dapat dibudidayakan pada lahan dengan karakteristik gambut. Sebagian besar lahan masyarakat di Desa Merbau dan Desa Sungai Tawar berada di kawasan gambut. Karena itu, kami memilih komoditas yang dinilai sesuai dengan kondisi lahan sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Fadly Wahyudi, didampingi Asisten Personalia Kebun (APK) Lagan, Shinta Shalahuddin.

Menurut Fadly, pengembangan komoditas nanas diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi ekonomi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan secara produktif dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Nanas memiliki nilai ekonomi dan relatif sesuai dengan kondisi tanah yang memiliki tingkat keasaman tertentu. Dengan pengelolaan dan budidaya yang tepat, tanaman ini dapat menjadi salah satu alternatif usaha masyarakat untuk meningkatkan pendapatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan tanaman nanas juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas lahan gambut. Budidaya tanaman pada lahan yang dikelola secara tepat dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat tanpa mengesampingkan prinsip pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Nanas atau Ananas comosus merupakan salah satu komoditas hortikultura tropis yang memiliki nilai ekonomi dan banyak dikonsumsi masyarakat. Selain dapat dipasarkan sebagai buah segar, nanas juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan sehingga membuka potensi nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui program DMPG ini, PTPN IV Regional IV berharap bantuan 1.500 bibit nanas tersebut dapat berkembang menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat Desa Merbau dan Desa Sungai Tawar.

“Harapan kami, bantuan ini tidak berhenti pada penyerahan bibit. Kami ingin tanaman ini tumbuh, dikelola dengan baik, menghasilkan, dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pendapatan masyarakat,” pungkas Fadly.

Program tersebut sekaligus menegaskan komitmen PTPN IV Regional IV untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar wilayah operasional melalui program pemberdayaan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.