PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun, Naik 88,7 Persen

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa sebut PTPN IV PalmCo membagikan dividen Rp2,83 triliun dari laba bersih Rp7,08 triliun tahun buku 2025. Dividen naik 88,7 persen didukung peningkatan laba, EBITDA, dan penjualan CPO.

JURNALJAMBI.CO – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo menetapkan pembagian dividen sebesar Rp2,83 triliun atau 40 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Kantor Badan Pengelola (BP) BUMN, Jakarta, awal pekan lalu.

Besaran dividen tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam memberikan kontribusi kepada pemegang saham sekaligus menunjukkan peningkatan sebesar 88,7 persen dibandingkan dividen tahun buku 2024 yang tercatat sebesar Rp1,5 triliun.

Sepanjang 2025, subholding PT Perkebunan Nusantara III (Persero) itu membukukan laba bersih sebesar Rp7,08 triliun atau tumbuh 90,3 persen dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang mencapai Rp3,72 triliun.

Kinerja positif tersebut juga tercermin dari sejumlah indikator keuangan lainnya. EBITDA perusahaan meningkat 46 persen menjadi Rp13,27 triliun dari Rp9,09 triliun pada 2024. Sementara tingkat pengembalian aset (Return on Assets/ROA) mencapai 9,2 persen.

Dari sisi operasional, volume penjualan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) juga meningkat 7,7 persen menjadi 2,74 juta ton sepanjang 2025.

Dalam RUPST tersebut, perwakilan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna yang dikuasakan kepada Direktur Peningkatan Nilai BUMN Ketahanan Pangan dan Industri Strategis, Rainoc, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja perusahaan yang dinilai merupakan hasil kerja seluruh jajaran manajemen dan karyawan.

Meski demikian, pemegang saham juga meminta manajemen untuk terus memperkuat mitigasi risiko, meningkatkan efektivitas operasional, serta memastikan pelaksanaan investasi berjalan lebih optimal pada periode mendatang.

Menanggapi keputusan tersebut, Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan pembagian dividen merupakan bentuk nyata kontribusi perusahaan kepada negara sekaligus hasil dari peningkatan kinerja yang berhasil dicapai sepanjang tahun lalu.

“RUPST telah menyetujui alokasi 40 persen dari laba bersih sebagai dividen sebesar Rp2,83 triliun. Laba bersih tahun 2025 yang mencapai Rp7,08 triliun ini naik 90,3 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,72 triliun,” ujar Jatmiko.

Menurutnya, pertumbuhan laba tidak hanya didorong oleh kenaikan harga jual rata-rata CPO yang mencapai Rp14.223 per kilogram atau meningkat 10,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi juga berasal dari berbagai langkah efisiensi biaya yang dilakukan perusahaan secara berkelanjutan.

Jatmiko menambahkan, perusahaan masih memiliki ruang untuk meningkatkan kinerja melalui evaluasi operasional, optimalisasi realisasi investasi, serta penguatan sistem manajemen risiko.

“Kami menaruh perhatian penuh pada arahan pemegang saham dan akan terus melakukan identifikasi serta perbaikan, sehingga kinerja operasional maupun realisasi investasi ke depannya dapat berjalan lebih maksimal, dan dividen yang diberikan kepada pemegang saham dapat terus meningkat,” katanya.

Dengan pertumbuhan laba, peningkatan penjualan CPO, dan efisiensi operasional yang terus diperkuat, PTPN IV PalmCo optimistis mampu mempertahankan tren kinerja positif sekaligus meningkatkan kontribusi kepada negara melalui dividen, investasi, dan pengembangan industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan.