Jambi Chess Candidate Tournament Jadi Seleksi Kejurnas 2026, Percasi Tetapkan Sistem Berbasis Rating Provinsi

Jambi Chess Candidate Tournament jadi ajang seleksi Kejurnas 2026. Percasi Jambi tetapkan sistem berbasis rating dan performa atlet.

JURNALJAMBI.CO – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi mulai menerapkan pola seleksi ketat melalui Jambi Chess Candidate Tournament untuk menjaring atlet terbaik menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2026 di Banten.

Turnamen ini menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan pecatur terbaik dari berbagai daerah di Jambi. Setiap pertandingan tidak hanya menguji kemampuan teknik, tetapi juga strategi, konsistensi, dan ketahanan mental para peserta.

Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Percasi Jambi, Ali Sabri, mengatakan turnamen kandidat akan digelar rutin empat kali dalam setahun.

“Catur kandidat ini direncanakan diadakan satu tahun empat kali. Tujuannya untuk menciptakan persaingan yang kompetitif antara Master yang sudah diakui secara nasional dengan hasil turnamen bulanan berdasarkan rating provinsi,” ujar Ali Sabri.

Ia menjelaskan, hasil dari turnamen ini akan menjadi salah satu dasar penentuan atlet yang akan mewakili Jambi di Kejurnas.

Menurut dia, total 10 slot atlet yang disiapkan terdiri dari dua Master Nasional terbaik serta delapan pecatur dari hasil turnamen bulanan dengan peringkat rating tertinggi.

“Delapan slot itu diambil dari rating tertinggi menjelang Kejurnas, dengan syarat minimal mengikuti enam kali dari sembilan turnamen bulanan,” katanya.

Selain itu, dari tujuh Master Nasional yang ada di Jambi, akan dipilih dua terbaik berdasarkan hasil kompetisi sebagai wakil utama di tingkat nasional.

Percasi Jambi menilai sistem ini penting untuk memastikan atlet yang dikirim benar-benar memiliki performa stabil dan siap bersaing di level nasional.

Dengan mekanisme seleksi berbasis hasil pertandingan dan akumulasi rating, peluang atlet untuk tampil di Kejurnas menjadi lebih terbuka dan terukur.