Jepang Siapkan Drone Pantau Kapal China, Ketegangan di Indo-Pasifik Meningkat

Ilustrasi drone militer Jepang yang akan digunakan untuk memantau aktivitas kapal China di kawasan Indo-Pasifik.

JURNALJAMBI.CO – Jepang meningkatkan kewaspadaan militernya di kawasan Indo-Pasifik dengan rencana pengerahan drone pengintai jarak jauh untuk memantau aktivitas kapal China.

Langkah ini menjadi respons atas meningkatnya aktivitas maritim Beijing di wilayah yang selama ini dianggap sebagai titik rawan pengawasan Tokyo.

Menurut laporan media setempat, drone akan ditempatkan di sejumlah pulau terpencil, termasuk Iwo Jima dan Chichijima di Kepulauan Ogasawara, serta Minamitorishima yang merupakan titik paling timur Jepang. Wilayah-wilayah tersebut selama ini dinilai sebagai “titik buta” dalam sistem pemantauan Jepang.

Pengerahan drone ini bertujuan menyediakan intelijen secara real-time terhadap pergerakan kapal China, terutama yang beroperasi di luar rantai pulau pertama—zona strategis yang selama ini menjadi fokus pengamanan Amerika Serikat dan sekutunya.

Analis menilai langkah Jepang mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap ekspansi militer dan aktivitas laut China di kawasan Pasifik barat. Dalam beberapa waktu terakhir, Beijing tercatat mengerahkan kelompok kapal induk serta melakukan latihan militer di perairan yang semakin dekat dengan wilayah Jepang.

Ketegangan meningkat setelah insiden penguncian radar oleh jet tempur China terhadap pesawat Jepang di sekitar Okinawa, serta latihan gabungan antara China dan Rusia yang melibatkan pesawat pengebom di wilayah udara Pasifik.

Sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan, Jepang juga berencana mengoperasikan drone canggih MQ-9B SeaGuardian mulai tahun anggaran 2027. Drone ini mampu terbang lebih dari 30 jam dan dilengkapi teknologi pemantauan berbasis satelit serta sistem deteksi maritim.

Langkah ini dipandang sebagai bagian dari strategi Jepang untuk memperkuat daya tangkal di tengah ketidakpastian geopolitik kawasan, termasuk potensi konflik di sekitar Taiwan.