Dalam kegiatan itu, para peneliti turun langsung ke lapangan untuk mendata berbagai jenis tanaman herbal yang dipercaya masyarakat memiliki khasiat kesehatan. Selain melakukan identifikasi tanaman, tim juga berdialog dengan warga dan tokoh adat guna menggali pengetahuan tradisional terkait cara pengolahan hingga manfaat tanaman obat tersebut.
Eksplorasi ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat. Warga menilai penelitian tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga warisan pengobatan tradisional agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Apalagi, banyak tanaman herbal di desa yang selama ini hanya dikenal secara lokal, padahal berpotensi menjadi bahan penelitian ilmiah dan produk kesehatan bernilai ekonomi tinggi.
Ketua tim peneliti menyebutkan, Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas yang luar biasa, termasuk tanaman obat yang tersebar di berbagai daerah. Karena itu, penelitian seperti ini dinilai penting untuk mendokumentasikan sekaligus mengembangkan potensi herbal nusantara secara ilmiah dan berkelanjutan.
Selain mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, hasil penelitian tersebut diharapkan mampu membuka peluang baru bagi masyarakat desa melalui budidaya tanaman herbal yang bernilai ekonomi. Dengan demikian, potensi lokal tidak hanya terjaga, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan eksplorasi tanaman obat ini juga menjadi bukti sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kekayaan hayati Indonesia agar tetap lestari dan bermanfaat bagi generasi mendatang












