JURNALJAMBI.CO – Dinas Pendidikan Provinsi Jambi upayakan damai secara kekeluargaan terkait konflik antara guru, dan siswa SMKN 3 Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).
Hal itu disampaikan langsung oleh Plt Kepala Disdik Provinsi Jambi Muhammad Umar usai menggelar pertemuan. Di mana pihak Disdik telah berdiskusi dengan kedua belah pihak masing-masing di ruang rapat pada Kamis (12/2/2026).
”Alhamdulillah sudah sangat positif, dan ditanggapi baik oleh kedua pihak. Kami sudah juga bersepakat untuk menyelesaikan ini secara kekeluargaan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa diselesaikan,” ujar Umar.
Umar menegaskan bahwa pendidikan membutuhkan lingkungan yang nyaman bagi guru maupun murid. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi dunia pendidikan Jambi.
”Kita sebenarnya ini kan bukan perang gitu kan, harus damai gitu. Tapi memang ini adalah upaya bagi kita agar proses pembelajaran di sekolah berjalan dengan lancar, dan nyaman,” tegasnya.
Terkait laporan kepolisian, Disdik Jambi optimis kedua pihak akan menempuh jalan damai.
“InsyaAllah seluruh pihak melakukan upaya pendekatan agar ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan,” sebutnya.
Lanjutan mengenai status kepegawaian Agus, Disdik juga akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ssesuai arahan Gubernur. Selain itu, program tes psikologi bagi tenaga pendidik tetap berlanjut sebagai langkah evaluasi. Pihak dinas ingin memastikan kualitas mental pengajar tetap terjaga demi masa depan siswa.












