JURNALJAMBI – Bupati Bungo, Dedi Putra, terlihat marah saat melakukan razia PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin) di Kecamatan Rantau Pandan, Minggu (11/1) malam. Razia tersebut terhalang oleh warga yang menebang pohon di akses jalan, sehingga mobil petugas tidak bisa masuk ke lokasi.
Dalam video yang beredar luas, Dedi Putra menegaskan dengan logat khas Jambi:
“Siapo yang nebang pohon jalan ini, siapo, hebat nian kamu ini! Negara hukum, baga nian, tunjukkan siapa yang nebang jalan ini! Kamu nggak hebat nian kamu sama aku!”
(Siapa yang nebang pohon jalan ini, siapa, hebat sekali kamu, ini negara hukum!, sok hebat sekali, tunjukan siapa yang nebang jalan ini! )
Petugas kepolisian yang mendampingi, Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono, juga mencoba menertibkan warga, namun sebagian masyarakat tetap berkumpul di lokasi dan tidak memberi informasi jelas tentang penebangan pohon. Salah seorang warga mengaku:
“Dak tahu, cuman ngumpul bae.” (Tidak tahu, cuman ngumpul aja).
Kejadian ini menyoroti tantangan pemerintah daerah dalam menegakkan hukum PETI di Bungo. Selain mengganggu akses jalan, praktik penebangan pohon liar juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dan menghambat proses pengawasan tambang ilegal.
Dedi Putra menegaskan bahwa pemerintah akan menindak tegas pelaku PETI dan perusak lingkungan, meski dihadang warga. Ia mengingatkan pentingnya kepatuhan hukum dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan dan akses jalan publik.












