JURNALJAMBI.CO – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional IV melalui unit usaha Kebun Rimbo Dua menyalurkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tebo, Jambi.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kesehatan dan pemenuhan gizi anak, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah dalam upaya mengentaskan stunting atau tengkes di Indonesia.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Manajemen Kebun Rimbo Dua PTPN IV Regional IV dan diterima langsung oleh jajaran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tebo.
Manajer Kebun Rimbo Dua PTPN IV Regional IV, Adrian Alamsyah, mengatakan bahwa program tersebut merupakan wujud kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menurut Adrian, upaya pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga dunia usaha dan masyarakat.
“Anak-anak adalah aset terbesar bangsa. Kami di PTPN IV Regional IV memandang bahwa pencegahan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Melalui program TJSL ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif dan langsung bagi pemenuhan gizi anak-anak di Kabupaten Tebo,” ujar Adrian.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pangan untuk mendukung pemenuhan gizi, terdiri dari telur, beras, dan susu SGM.
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Terlebih, pemenuhan gizi pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Melalui program ini, PTPN IV Regional IV juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menangani persoalan kesehatan masyarakat.
Perusahaan berkomitmen untuk terus menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka stunting di Kabupaten Tebo serta mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas.












