JURNALJAMBI.CO – Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi Partai Golkar Drs. H. Cek Endra melaksanakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Ormas Hasta Karya, diantaranya Organisasi Perempuan KPPG, AMPI, Organisasi Kemasyarakatan, serta Organisasi Kepemudaan dan Keagamaan, Sabtu 26 September 2026 di Jalan Cut Mutia Nomor 03, Kelurahan Rajawali, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI meliputi Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi Empat Pilar ini mengangkat tema “Perkuat Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam kegiatan tersebut, Cek Endra didampingi Dr. Noviardi Ferzi, SE., MM., dan Drs. Usman Ermulan yang hadir sebagai narasumber. Usman Ermulan merupakan sesepuh Partai Golkar dan mantan anggota DPR RI. Sosialisasi diikuti lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai unsur organisasi, di antaranya organisasi perempuan, KPPG, AMPI, organisasi kemasyarakatan, serta organisasi kepemudaan dan keagamaan.
Dalam paparannya, Cek Endra menekankan pentingnya penguatan ideologi Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Menurutnya, Pancasila sebagai dasar negara harus senantiasa menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan global dan dinamika sosial yang terus berkembang. 
“Penguatan ideologi Pancasila menjadi sangat strategis untuk menjaga arah pembangunan nasional agar tetap sejalan dengan jati diri bangsa,” ujar Cek Endra.
Ia berharap sosialisasi Empat Pilar MPR RI tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat, tetapi juga mendorong penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan hanya dipahami, tetapi nilai-nilai kebangsaan ini harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Dr. Noviardi Ferzi menjelaskan pentingnya pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Noviardi mencontohkan pengalaman sejumlah negara yang mengalami perpecahan, di antaranya Uni Soviet dan Yugoslavia.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting mengenai perlunya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia juga mengulas perbedaan Pancasila dengan sejumlah ideologi lain, termasuk liberalisme dan sosialisme. Menurut Noviardi, Pancasila memiliki karakter yang mampu mengakomodasi keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan kolektif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, Noviardi memberikan pemahaman mengenai sistem ketatanegaraan Indonesia, termasuk hierarki peraturan perundang-undangan, struktur pemerintahan negara, serta peran dan fungsi lembaga-lembaga negara.
Ia menegaskan, pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika penting untuk terus diperkuat agar masyarakat memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh dan mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan anggota DPR RI/MPR RI untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan serta pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.












