Fasilitas mentering  tapi tak berfungsi rusak dan di gedung UIN ata Jambi di keluhkan mahasiswa 

Kondisi ini sangat disayangkan, mengingat gedung tersebut digadang-gadang sebagai gedung modern dan representatif untuk menunjang kegiatan akademik.

JURNALJAMBI.CO —  Megahnya gedung baru tak menjamin nyamannya fasilitas. Hal ini dikeluhkan mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Berdasarkan foto yang beredar di grup WhatsApp mahasiswa, terlihat lift di salah satu gedung perkuliahan terpadu tidak berfungsi. Pintu lift tertutup rapat, panel indikator di atasnya mati total. Di sebelahnya, berdiri mesin vending machine minuman dan makanan otomatis yang juga tampak kosong melompong dan layarnya mati.

Kondisi ini sangat disayangkan, mengingat gedung tersebut digadang-gadang sebagai gedung modern dan representatif untuk menunjang kegiatan akademik.

“Gedungnya sudah bagus, ber-AC, ada lift, ada vending machine. Tapi sayang, liftnya rusak, vending machine-nya kosong dan tidak bisa dipakai. Jadi cuma jadi pajangan,” keluh salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya, Minggu (21/9/2026).

Mahasiswa pun harus rela naik turun tangga hingga lantai 4 dan 5, padahal lift seharusnya bisa memudahkan, terutama bagi dosen lansia dan mahasiswa difabel.

“Kalau lift rusak terus buat apa dibangun? Mesin makanan minuman juga kosong, padahal kami butuh minum saat kelas. Akhirnya harus turun jauh ke kantin,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola gedung maupun bagian Umum dan Perlengkapan UIN STS Jambi terkait rusaknya dua fasilitas tersebut.

Mahasiswa berharap pihak kampus segera memperbaiki dan mengaktifkan kembali fasilitas yang ada, agar tidak hanya terlihat modern secara fisik, tapi juga fungsional secara manfaat.