Resmi! Pemkab Muaro Jambi Berlakukan Sekolah Daring 3 Hari Imbas ISPU Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Siswa Muaro Jambi Belajar dari Rumah Selama 3 Hari

*Pilihan Judul:*

1. *Resmi! Pemkab Muaro Jambi Berlakukan Sekolah Daring 3 Hari Imbas ISPU Berbahaya*

2. *Kabut Asap Pekat, Siswa Muaro Jambi Belajar dari Rumah Selama 3 Hari*

3. *ISPU Berbahaya, Pemkab Muaro Jambi Alihkan PTM ke Daring Mulai Hari Ini*

JURNALJAMBI.CO — Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi resmi memberlakukan kegiatan belajar mengajar secara daring selama 3 hari . Kebijakan ini diambil imbas memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang membuat Indeks Standar Pencemaran Udara / ISPU  di wilayah tersebut masuk kategori berbahaya.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat edaran Pemkab Muaro Jambi yang diterbitkan menyusul instruksi dari Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik.

Alasan: Lindungi Kesehatan Siswa Langkah ini diambil setelah hasil pemantauan menunjukkan kualitas udara di Muaro Jambi dan sekitarnya mengalami penurunan drastis akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan.

Paparan asap dalam waktu lama berisiko menyebabkan ISPA, iritasi mata, dan gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak yang masuk kelompok rentan.

“Prioritas kami adalah keselamatan anak-anak. Selama 3 hari ke depan seluruh sekolah wajib melaksanakan pembelajaran jarak jauh dari rumah,” ujar sumber di Dinas Pendidikan Muaro Jambi.

Berlaku untuk Semua Jenjang Berdasarkan edaran, kebijakan sekolah daring berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan mulai dari *PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga SLB* di wilayah Kabupaten Muaro Jambi, baik negeri maupun swasta.

Selama masa daring, kepala sekolah dan guru diminta untuk tetap mengoptimalkan media digital agar proses pembelajaran tidak terganggu. Guru juga wajib memantau kehadiran dan keaktifan siswa secara berkala.

Orang tua diimbau untuk mendampingi anak belajar di rumah dan membatasi aktivitas anak di luar ruangan guna menghindari paparan kabut asap. 234f

Tunggu Kondisi Membaik Pemkab Muaro Jambi menegaskan akan terus memantau perkembangan ISPU dari BMKG dan Dinas Lingkungan Hidup. Jika kualitas udara sudah membaik dan dinyatakan aman, maka kegiatan belajar tatap muka akan kembali diberlakukan seperti biasa.

 

Warga juga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, memperbanyak minum air putih, dan menutup ventilasi rumah saat kabut asap pekat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan peningkatan kasus gangguan pernapasan yang signifikan di puskesmas se-Muaro Jambi. Namun kewaspadaan tetap ditingkatkan.