JURNALJAMBI.CO – Kasus pembunuhan terhadap staf Sekretariat Bawaslu di Ogan Komering Ulu Selatan akhirnya terungkap. Kepolisian menyebut motif utama pelaku adalah sakit hati karena sering dihina oleh korban.
Korban, Maria Simare-mare (36), diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri berinisial SH (34). Hal tersebut diungkap oleh Kapolres OKU Selatan, I Made Redi Hartana, berdasarkan hasil pemeriksaan intensif terhadap tersangka.
Pelaku diketahui menyerahkan diri ke polisi di wilayah Palembang pada Sabtu (28/3). Dari hasil interogasi, tersangka mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena tersinggung dengan perkataan korban yang kerap menghina dan merendahkannya.
Peristiwa tragis itu terjadi di rumah korban di kawasan Muaradua. Saat kejadian, pelaku sempat menginap di rumah korban sebelum terjadi cekcok yang berujung kekerasan.
Dalam kondisi emosi, pelaku mencekik korban hingga tak berdaya. Tak berhenti di situ, tersangka kemudian mengambil pisau dan menggorok leher korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia secara mengenaskan.
Setelah memastikan korban tewas, pelaku juga mengambil sejumlah barang milik korban seperti laptop, telepon genggam, uang tunai, serta sepeda motor untuk melarikan diri.
Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman berat.













