Pesona yang hilang sungai batang hari diselimuti kabut tebal wisata tepian sungai sepi pengunjung

Berdasarkan pantauan di kawasan Danau Sipin dan Tepian Tanggo Rajo, Senin (22/9/2026) pagi, seluruh permukaan sungai tertutup kabut asap putih yang tebal

JURNALJAMBI.CO —  Pemandangan Sungai Batanghari yang biasanya eksotis dan menenangkan, kini terlihat muram dan menyedihkan.

Berdasarkan pantauan di kawasan Danau Sipin dan Tepian Tanggo Rajo, Senin (22/9/2026) pagi, seluruh permukaan sungai tertutup kabut asap putih yang tebal. Air sungai tampak tenang, berwarna keabu-abuan, menyatu dengan langit yang juga kelabu.

Jarak pandang sangat terbatas. Rumah-rumah di seberang sungai hingga perahu-perahu ketek yang biasa hilir mudik, terlihat samar-samar tertutup kabut.

Kondisi ini membuat aktivitas wisata di bantaran sungai menjadi sepi. Warga yang biasanya duduk santai menikmati angin sungai sambil ngopi, kini memilih di rumah karena udara yang tidak sehat dan pemandangan yang tidak lagi indah.

“Biasanya pagi-pagi di sini ramai orang foto-foto, sekarang sepi. Kabutnya tebal sekali, perih di mata,” ujar salah seorang pedagang di sekitar lokasi.

Kabut asap yang menyelimuti Jambi dalam beberapa pekan terakhir diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa wilayah sekitar. Meski sempat diguyur hujan, kabut tak kunjung hilang sepenuhnya.

Warga berharap hujan lebat segera turun untuk membersihkan udara dan mengembalikan pesona Sungai Batanghari yang menjadi ikon Kota Jambi.