JURNALJAMBI.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun menyambut baik Program Karya Bakti Skala Besar TNI bersama Kodim 0420/Sarko. Hal ini dapat dibuktikan dengan ikutnya Bupati Sarolangun H. Hurmin bersama Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, berjibaku dalam kegiatan gotong royong sasaran fisik pengecoran jalan di Desa Lubuk Sayak, Kecamatan Pelawan, Jum’at 17 Juli 2026.
Program Karya Bakti Skala Besar TNI adalah operasi bakti berskala nasional yang diselenggarakan oleh TNI (khususnya TNI AD) untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terdepan, terluar, tertinggal (3T), serta perbatasan. 
”Untuk kegiatan hari ini ada empat titik pengecoran jalan, kita lakukan secara bergotong-royong. Yang jelas, melalui kerja sama yang solid, kita optimis berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi bersama,” kata Bupati Hurmin.
Pengecoran jalan ini dilakukan dibeberapa titik jalan poros masyarakat yang kondisinya rusak parah, sehingga dengan kegiatan tersebut dapat meningkatkan kualitas jalan poros yang merupakan akses vital masyarakat setempat.
Bupati Hurmin menjelaskan, untuk pelaksanaan karya bakti skala besar TNI ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun berkomitmen untuk bagaimana mensukseskan kegiatan untuk mencapai target sasaran baik sasaran fisik maupun sasaran non fisik.
”Saya juga menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah agar dapat berperan aktif dalam mendukung kegiatan ini, baik melalui koordinasi, fasilitasi maupun partisipasi langsung di lapangan,” ujarnya.
Bupati Hurmin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta berpartisipasi secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan karya bakti skala besar TNI ini.
”Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya membawa program pembangunan tetapi juga memberikan semangat dan motivasi serta rasa aman bagi masyarakat,” ucap Bupati Hurmin.
Hadir dalam Karya Bakti Skala Besar TNI di Kecamatan Pelawan ini, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Wakapolres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu, SH, MH, Wadanyonif TP 896/Serumpun Pseko, Kasdim 0420/Sarko Mayor Inf Abdul Aziz, Sekretaris Daerah Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Hadir juga Sekretaris Dinas PUPR Sarolangun Bahder Johan, ST, Kabid Bina Marga Fatra Hastian, ST, Para Danramil, Camat Pelawan Sibawaihi, SH, MH, Kepala Desa Lubuk Sayak, Kepala Desa Penegah, Para Ketua dan Anggota BPD, Para Ketua RT, Tokoh masyarakat, Personil gabungan dan segenap masyarakat Desa Lubuk Sayak.
Dari pantauan langsung di lapangan, kegiatan gotong royong ini diawali dengan apel gabungan, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto bertindak sebagai Pembina Apel yang berjalan dengan khidmat.
Usai apel gabungan, Bupati Sarolangun Hurmin bersama Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, Wakapolres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, para kepala OPD dan seluruh personil bergerak ke lokasi kegiatan gotong royong dalam melakukan pengecoran jalan.
Tampak Bupati Sarolangun Hurmin beserta jajaran berbaur dengan masyarakat setempat melakukan pencampuran semen dan kerikil pasir menggunakan mesin molen cor, yang kemudian diangkut bersama menggunakan gerobak sorong untuk dilakukan pengecoran jalan yang kondisinya rusak parah.
Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto mengatakan bahwa dalam rangka kegiatan karya bakti skala besar TNI ini pada tahun 2026 sudah berjalan satu bulan lebih sejak 29 Mei 2026 yang lalu.
Melalui karya bakti sekal besar ini, jajaran TNI dengan melibatkan seluruh leading sektor, instansi, dan lapisan masyarakat melaksanakan kegiatan sasaran fisik maupun sasaran non fisik.
”Program karya bakti skala besar TNI ini banyak kegiatannya, diantaranya ada pembangunan jembatan 4 titik, dua rehab, dan dua bangun baru, kemudian pembangunan 11 RTLH, 9 sumur bor, 1 MCK, kemudian tambahan RTLH dua dari pemadam, smks di Mandiangin Timur, dan kegiatan non fisik seperti bantuan kursi roda, kaki tangan palsu, donor darah, pengobatan gratis,” terang Dandim.












