Waka I DPRD Sarolangun Cik Marleni Hadiri MTQ ke-22 Kecamatan Mandiangin 

Waka 1 DPRD Sarolangun Cik Marleni mendampingi Bupati Sarolangun Hurmin dalam pembukaan MTQ ke 22 tingkat Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun

JURNALJAMBI.CO – Wakil Ketua (Waka ) I DPRD Kabupaten Sarolangun, Cik Marleni, SE menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-22 tingkat Kecamatan Mandiangin yang digelar di Lapangan samping Gedung Serbaguna Desa Bukit Peranginan, Sabtu (malam), 27 Juni 2026.

Hadir bersama Bupati Sarolangun Hurmin, merupakan salah satu bentuk dukungan wakil rakyat terhadap syiar agama Islam dan upaya pembinaan generasi Qurani di Kecamatan Mandiangin dan Kabupaten Sarolangun secara luas.

Pembukaan MTQ berlangsung meriah dan diikuti kafilah dari 18 desa se-Kecamatan Mandiangin. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus silaturahmi untuk menumbuhkan semangat mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hurmin mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta berlomba-lomba dalam kebaikan.

Pada momentum religius ini, Cik Marleni mengapresiasi antusiasme masyarakat dan seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus terus didukung karena memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang religius, berakhlak mulia, dan cinta Al-Qur’an.

Legislator Partai Golkar ini juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan semangat ukhuwah Islamiyah serta menjadikan MTQ sebagai wadah mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kecamatan Mandiangin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Ir. M. Arif, Asisten I Mulyadi, S.Sos, Ketua TP PKK Kabupaten Sarolangun Hj. Risha Fitria, Camat Mandiangin, unsur Forkopimcam, kepala OPD, para kepala desa, anggota BPD, dewan hakim, serta kafilah dari setiap desa.