PT SAL Prioritaskan Kemanusiaan, Rawat Kesehatan Warga SAD Korban Bentrok, Bukti Komitmen dan Tanggung Jawab Perusahaan 

JURNALJAMBI.CO, Sarolangun – PT SAL (Sari Aditya Loka terus berkomitmen memprioritaskan kemanusiaan, hal ini dapat dibuktikan dalam menyikapi bentrok yang terjadi antara petugas keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL1) dan warga Suku Anak Dalam (SAD), yang mengakibatkan korban luka dari kedua belah pihak, Minggu 12 April 2026.

Meskipun begitu, PT SAL mengambil langkah cepat dengan memberikan perawatan kepada warga SAD yang menjadi korban dalam bentrokan yang terjadi.

“Perusahaan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Langit Golden Medika Sarolangun untuk mendapatkan penanganan dan pendampingan hingga korban dinyatakan membaik,” ujar asisten Corporate Social Responsibility PT SAL, Fenti.

Dalam proses penyelesaian kesalahpahaman, PT SAL mengedepankan langkah kemanusiaan. Selain itu, perusahaan juga memberikan perawatan kepada korban luka SAD dan menempuh jalur mediasi yang difasilitasi oleh pihak ketiga.

Mediasi dipimpin langsung oleh Bupati Sarolangun H Hurmin di kantor Bupati Bupati Sarolangun, Jum’at 17 April 2026.

“Mediasi telah berjalan dengan baik dan kami akan mempertahankan hubungan baik bersama warga SAD,” lanjut Fenti Rakhmawati.

Adapun, dalam proses pemulihan para korban, tim kesehatan PT SAL bersama dokter wilayah terus memantu perkembangan kondisi korban, termasuk setelah diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Pemantauan dilakukan secara langsung dengan mendatangi tempat tinggal warga SAD guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Hingga berita ini diturunkan, tim medis masih melakukan perawatan lanjutan berupa pembersihan luka. Salah satu korban bernama Nelitis disarankan untuk tetap menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisi lukanya masih terbuka dan berisiko infeksi.

“Pihak PT SAL saat ini terus berupaya membujuk yang bersangkutan agar bersedia dirawat hingga benar-benar pulih,” pungkas PIC program CSR Fenti Rakhmawati.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PT SAL dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta memastikan aspek kemanusiaan tetap menjadi prioritas di tengah situasi konflik.