JURNALJAMBI.CO – Bencana longsor disertai pohon tumbang terjadi di ruas jalan Sungai Penuh–Tapan, tepatnya di KM 35 kawasan Puncak, Kabupaten Kerinci, Jambi. Akibat kejadian ini, akses jalan belum sepenuhnya normal, terutama bagi kendaraan angkutan berat.
Kepolisian Resor Kerinci mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, mengingat masih adanya potensi longsor susulan akibat curah hujan yang tinggi.
Kasi Humas Polres Kerinci, IPTU D.S. Sitinjak, mengatakan bahwa saat ini proses pembersihan material longsor masih berlangsung. Namun, akses jalan baru bisa dilalui secara terbatas.
“Untuk sementara, kendaraan roda dua dan mobil minibus masih bisa melintas dengan hati-hati. Namun, kendaraan truk belum dapat melintas,” ujar Sitinjak, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, longsor terjadi di empat titik berbeda. Dua titik hanya menutup sebagian badan jalan, sementara dua titik lainnya disertai pohon tumbang yang menghambat akses kendaraan.
Peristiwa ini pertama kali dilaporkan warga sekitar pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Sungai Penuh langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Upaya pembersihan material longsor melibatkan petugas gabungan bersama operator alat berat dari Dinas PUPR Provinsi Jambi. Namun, proses evakuasi sempat terkendala setelah alat berat mengalami kerusakan pada bagian selang.
Akibat kondisi tersebut, sejumlah kendaraan, termasuk sekitar tujuh unit truk, masih tertahan di lokasi dan menunggu proses pembersihan selesai.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk menghindari jalur tersebut jika tidak dalam kondisi mendesak. Selain itu, pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mengurangi kecepatan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.













