Penjualan CPO PTPN IV Regional IV Naik 4,3%, Tembus 56,6 Juta Kg Awal 2026

CPO adalah minyak Sawit mentah yang merupakan minyak nabati diekstrak dari daging buah kelapa sawit (Elaeis guineensis) yang belum mengalami proses pemurnian (refining) lebih lanjut. CPO merupakan salah satu komoditas ekspor dan bahan baku industri yang sangat penting bagi Indonesia.

JURNALJAMBI.CO – Penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) PTPN IV Regional IV Jambi-Sumbar mencatat kenaikan pada awal 2026.

Sepanjang Januari hingga April 2026, total penjualan mencapai 56,62 juta kilogram. Angka ini meningkat 4,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 54,29 juta kilogram.

Kasubag Logistik PTPN IV Regional IV, Afdian Goenardi, mengatakan tren peningkatan terjadi seiring naiknya produksi dan permintaan pasar.

“Penjualan terus meningkat dari waktu ke waktu. Selain produksi yang naik, kebutuhan pasar juga semakin besar,” kata Afdian, Jumat, 5 Juni 2026.

Menurut dia, permintaan CPO tidak hanya datang dari pasar domestik, tetapi juga pasar internasional. Fluktuasi harga global turut memengaruhi volume penjualan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

CPO merupakan bahan baku utama industri minyak goreng serta berbagai produk turunan lainnya. Tingginya kebutuhan sektor pangan membuat komoditas ini tetap menjadi andalan ekspor Indonesia.

Afdian menyebut perusahaan akan terus menjaga produksi untuk memenuhi permintaan yang terus tumbuh. “Kami akan terus ambil bagian dalam memenuhi kebutuhan pasar,” ujarnya.