JURNALJAMBI.CO — Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk melihat langsung kondisi sosial masyarakat sekaligus menggali berbagai potensi desa yang dapat dikembangkan melalui penelitian berbasis kebutuhan warga.
Dalam kunjungan tersebut, para peneliti berdialog dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga setempat. Mereka membahas sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, hingga pengembangan potensi lokal yang dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Tim peneliti juga melakukan observasi lapangan guna mengumpulkan data penelitian secara langsung. Pendekatan ini dinilai penting agar hasil riset tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Program riset MORA sendiri merupakan bagian dari dukungan Kementerian Agama dan LPDP dalam mendorong lahirnya penelitian yang inovatif, solutif, dan berdampak luas bagi masyarakat. Melalui kegiatan turun langsung ke desa, para peneliti diharapkan mampu menghadirkan rekomendasi dan solusi yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Kunjungan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat desa. Warga berharap hasil penelitian nantinya dapat membantu pengembangan desa, baik dalam peningkatan sumber daya manusia maupun penguatan potensi ekonomi lokal.
Dengan adanya kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, riset tidak lagi hanya berfokus pada teori, tetapi juga menjadi jembatan untuk menghadirkan perubahan dan pembangunan yang lebih berkelanjutan di desa-desa Jambi.












