Gubernur Jamin Pengembalian Utuh Dana Nasabah yang Hilang Akibat Serangan Siber di Bank Jambi

Gubernur Jamin Pengembalian Utuh Dana Nasabah yang Hilang Akibat Serangan Siber

JURNALJAMBI.CO – Gubernur H. Al Haris memastikan seluruh dana nasabah Bank Jambi yang hilang akibat insiden serangan siber akan dikembalikan secara utuh dan bertanggung jawab penuh, setelah terjadi gangguan pada sistem perbankan beberapa hari terakhir.

Pernyataan itu disampaikan Al Haris usai memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Jambi di Gedung Mahligai 9, Rabu malam (25/2). RUPS ini dihadiri jajaran pemegang saham termasuk para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.

“Kami sebagai pemegang saham menegaskan bahwa Bank Jambi bertanggung jawab sepenuhnya atas dana nasabah. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya,” ujar Gubernur Al Haris.

Insiden yang diduga serangan siber tersebut sempat membuat layanan digital Bank Jambi—termasuk mobile banking dan ATM—ditutup sementara sebagai bagian dari langkah audit forensik untuk menelusuri penyebab masalah dan jalur transaksi yang terdampak. Namun layanan di kantor cabang tetap berjalan normal.

Manajemen Bank Jambi, yang juga dikonfirmasi melalui pernyataan internal, menambahkan bahwa pihaknya telah membahas rencana ganti rugi atas kerugian nasabah yang terdampak gangguan layanan sekaligus melakukan verifikasi lebih lanjut terkait nilai kerugian tersebut.

RUPS bank juga mengungkapkan bahwa kinerja keuangan Bank Jambi sepanjang tahun 2025 tetap positif, dengan laba mencapai sekitar Rp330 miliar, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap bank daerah tersebut masih kuat meski menghadapi tantangan gangguan sistem.

Pihak berwenang seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan instansi terkait kini terus mengawal proses investigasi dan audit untuk memastikan keamanan dana masyarakat dan mencegah kejadian serupa di masa depan.