JURNALJAMBI .CO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional dikabarkan dihentikan sementara di sejumlah sekolah di Provinsi Jambi. Kebijakan ini diambil menyusul insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa ratusan siswa.
Informasi yang beredar menyebutkan, penghentian sementara dilakukan sebagai langkah evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program di lapangan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait kini tengah melakukan penelusuran guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Insiden itu sontak menjadi perhatian publik. Sejumlah siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, dan pusing setelah menyantap makanan yang dibagikan dalam program tersebut. Para siswa yang terdampak langsung mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Pihak berwenang menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi prioritas utama. Evaluasi dilakukan terhadap proses distribusi, pengolahan makanan, hingga standar kebersihan dapur penyedia katering. Jika ditemukan unsur kelalaian, tidak menutup kemungkinan akan ada sanksi tegas bagi pihak yang bertanggung jawab.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda. Namun, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dalam setiap tahapan pelaksanaan.
Hingga saat ini, pemerintah masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan untuk memastikan penyebab insiden tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.












