JURNALJAMBI.CO – DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) meminta manajemen PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional IV Jambi agar mengutamakan putra daerah dalam penerimaan tenaga kerja, termasuk program karyawan magang berbayar (paid internship).
Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat, Albert Chaniago SP, saat rapat dengar pendapat (hearing) konsultasi bersama manajemen PTPN IV Regional IV Jambi yang digelar di lantai 3 Head Office PTPN IV Regional IV, Kamis (20/1/2026).
“Kami meminta agar penempatan dan penerimaan karyawan, termasuk karyawan magang berbayar, lebih memprioritaskan putra daerah, khususnya dari Kabupaten Tanjab Barat,” ujar Albert dalam hearing yang berlangsung terbuka dan penuh suasana kekeluargaan.
Kunjungan Komisi III DPRD Tanjab Barat tersebut dipimpin langsung oleh Albert Chaniago dan didampingi Sekretaris Komisi III Muhammad Zaki, Sekretaris DPRD Tanjab Barat M Hidayat, Kepala Dinas Tenaga Kerja Tanjab Barat Debbie Martha Sagita, S.Kom, serta 12 anggota Komisi III lainnya.
Rombongan DPRD diterima oleh SEVP Business Support (BS) PTPN IV Regional IV Dani Hermawan, Kepala Bagian Keuangan Willy Hariyandi, Kepala Bagian SDM Nazarsyah Hutagalung, serta sejumlah kepala subbagian.
Menanggapi hal tersebut, SEVP BS PTPN IV Regional IV Dani Hermawan menjelaskan bahwa proses rekrutmen karyawan dan penempatan tenaga kerja, termasuk program magang berbayar, merupakan kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan.
“Rekrutmen karyawan dilakukan secara serentak di seluruh BUMN, termasuk penempatan. Untuk program magang berbayar atau paid internship, itu menjadi kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan karena peserta mendaftar langsung ke kementerian,” kata Dani.
Meski demikian, Dani menegaskan pihaknya tetap berupaya mengakomodasi putra daerah dalam setiap penempatan tenaga kerja maupun peserta magang yang diterima.
“Kami sudah dua kali menerima peserta magang berbayar dari kementerian. Pada prinsipnya, kami akan terus berupaya mengutamakan putra-putri terbaik dari Provinsi Jambi,” ujarnya.













