Dukung Program Presiden Prabowo, Dinas Sosial Sarolangun Buka Lahan 8 Hektar untuk Pembangunan Sekolah Rakyat 

Drs. Muhammad Idrus, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun

JURNALJAMBI.CO – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Sosial membuka lahan baru seluas 8 (Delapan) lHektar lebih untuk pembangunan sekolah rakyat, lokasinya berada di samping Lapas Sarolangun, lahan sudah diukur oleh pihak BPN, dan menunggu proses pembersihan lahan (Land clearing), bekerjasama dengan Dinas PUPR Sarolangun.

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Sarolangun Drs.  Muhammad Idrus, mengatakan, Pemerintah Kabupaten sangat mendukung program sekolah rakyat, yang merupakan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto, dalam kepemimpinan Bupati Sarolangun Hurmin dan Wakil Bupati Gerry Trisatwika yang selaras dengan visi misi Sarolangun Maju.

Kadis Sosial Muhammad Idrus menambahkan, walau baru satu bulan menjabat sebagai Kadis Sosial Sarolangun, dirinya siap menjalankan tugas besar ini sebagaimana amanah yang diterimanya dari Bupati Sarolangun.

“Kami siap melaksanakan tugas besar ini, dalam rangka mendukung program unggulan Bapak Presiden Prabowo, dan selaras dengan visi misi Sarolangun Maju,” kata Kadis Sosial Muhammad Idrus, Rabu 3 Juni 2026.

“Dan sekarang sedang proses untuk penetapan sertifikat, sudah diukur oleh BPN, selanjutnya proses land clearing, penbangunannya dari Pemerintah Pusat,” ujar Kadis Muhammad Idrus.

Lanjut Kadis, kondisi lahan seluas delapan hektar lebih itu ada sekitar 2 hingga 3 hektar yang merupakan tanah rawa, yang semestinya dilakukan penimbunan, agar nantinya hasil pembangunannya betul-betul baik.

“Lahan tanah rawa akan kita kondisikan sebaik mungkin, akan kita lakukan penimbunan sebelum dibangun,” tutup Kadis Muhammad Idrus.

Dari informasi yang dihimpun, Sekolah Rakyat adalah program pendidikan formal berasrama (Boarding School) yang diinisiasi oleh pemerintah untuk anak-anak dari keluarga sangat miskin atau miskin ekstrem. Program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan dengan memberikan layanan pendidikan gratis dan berkualitas dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga menengah atas (SMA).