JURNALJAMBI.CO – Kawasan Masjid Az-Zikra Sentul, Bogor, berubah menjadi lautan putih saat puluhan ribu jemaah dari berbagai penjuru tanah air memadati zikir akbar dan Haul Murobbi, peringatan Haul ke-7 Almarhum Ustadz KH Muhammad Arifin Ilham, Minggu 3 Mei 2026. Suasana khusyuk dan penuh haru menyelimuti momen refleksi atas dedikasi ulama kharismatik yang dikenal melalui metode dakwah zikirnya yang menyejukkan hati tersebut.
Sejak fajar menyingsing, arus jemaah terus mengalir memadati area utama hingga selasar masjid. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan gema zikir yang membahana menciptakan atmosfer spiritual yang mendalam, mengingatkan publik pada sosok almarhum yang semasa hidupnya konsisten mengajak umat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Sang Khalik.
Hadir di tengah-tengah tokoh nasional, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Cek Endra, memberikan testimoni yang menyentuh hati. Dalam orasinya, mantan Bupati Sarolangun dua periode ini mengenang sosok almarhum bukan sekadar sebagai figur publik, melainkan sebagai kompas moral bagi umat.
“Bagi saya pribadi, almarhum adalah guru kehidupan. Beliau sosok yang tidak pernah lelah mengajak umat kembali kepada Allah, menguatkan hati melalui zikir, dan menenangkan jiwa di tengah hiruk-pikuk dunia,” ujar Cek Endra di hadapan ribuan pasang mata yang menyimak dengan saksama.
Ia menyoroti bagaimana metode dakwah KH Muhammad Arifin Ilham yang inklusif menjadi kunci diterimanya pesan-pesan agama di semua lapisan masyarakat. Menurutnya, dakwah almarhum tidak pernah bersifat menghakimi, melainkan merangkul dengan kelembutan.
“Beliau mengajarkan bahwa dakwah bukan sekadar menyampaikan teks, tetapi bagaimana menyentuh hati. Beliau hadir sebagai penyejuk dan pengingat bahwa zikir adalah jalan pulang terbaik dalam setiap kesulitan hidup,” tambah legislator asal Jambi tersebut.

Lebih lanjut, Cek Endra menekankan bahwa kehadiran puluhan ribu jemaah pada hari ini merupakan bukti konkret bahwa warisan dakwah almarhum tetap hidup meski raga telah tiada. Ia mengajak umat Islam untuk mentransformasi rasa rindu menjadi tindakan nyata dengan menjaga persatuan dan menghidupkan tradisi zikir dalam keseharian.
“Tugas kita sekarang adalah menjaga api dakwah ini tetap menyala. Jadikan zikir sebagai kekuatan, ukhuwah sebagai fondasi, dan keikhlasan sebagai jalan hidup,” tegas Cek Endra, yang disambut isak haru sebagian jemaah.
Acara ini juga menjadi magnet bagi sejumlah tokoh bangsa dan ulama besar. Tampak hadir Wakil Presiden RI periode 2019–2024 KH Ma’ruf Amin, KH Muhammad Abdul Syukur Yusuf, Buya Yahya, serta Syeikh Muhammad Nuruddin Marbu Al-Banjari Al-Makki. Selain itu, hadir pula KH Ubaidillah Ahror dan Habib Nabiel Al-Musawa yang memberikan tausiah memperdalam makna keistikamahan dalam beribadah.
Ketua Yayasan Az-Zikra Sentul, Ustadz Muhammad Dikjaya, memastikan seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pembacaan Al-Qur’an hingga doa bersama berjalan khidmat dan tertib. Pengamanan swadaya dari jemaah dan koordinasi yang baik membuat kegiatan berskala besar ini tetap kondusif.
Haul ke-7 ini akhirnya menjadi penegas bahwa nilai-nilai kesederhanaan dan persatuan yang ditanamkan KH Muhammad Arifin Ilham telah mengakar kuat. Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, warisan dakwah beliau tetap menjadi cahaya penerang dan oase bagi umat Islam di Indonesia.












