Isu Drone Iran Ancam California, Gedung Putih Tegas Membantah

Leavitt bahkan menilai pemberitaan tersebut telah menimbulkan kepanikan yang tidak perlu di tengah masyarakat Amerika. Ia meminta media yang pertama kali menyebarkan laporan tersebut untuk menarik kembali berita mereka.

JURNALJAMBI.CO — Pemerintah Amerika Serikat membantah keras laporan yang menyebut adanya ancaman serangan drone dari Iran yang mengarah ke wilayah California. Gedung Putih menegaskan bahwa kabar tersebut tidak berdasar dan tidak mencerminkan kondisi keamanan yang sebenarnya.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa tidak pernah ada ancaman drone Iran terhadap wilayah Amerika Serikat. Pernyataan itu disampaikan untuk merespons laporan media yang menyebut adanya peringatan dari FBI kepada aparat penegak hukum di California terkait potensi serangan tersebut.

“Untuk memperjelas, tidak ada ancaman seperti itu dari Iran terhadap tanah air kita, dan tidak pernah ada,” tegas Leavitt melalui pernyataan di media sosial.

Menurut Gedung Putih, laporan yang memicu kekhawatiran publik tersebut diduga hanya bersumber dari satu email berisi informasi intelijen yang belum terverifikasi. Informasi itu kemudian dilaporkan oleh media sebagai ancaman nyata, padahal statusnya masih spekulatif.

Leavitt bahkan menilai pemberitaan tersebut telah menimbulkan kepanikan yang tidak perlu di tengah masyarakat Amerika. Ia meminta media yang pertama kali menyebarkan laporan tersebut untuk menarik kembali berita mereka.

Meski demikian, otoritas keamanan di California tetap meningkatkan kewaspadaan sebagai langkah antisipasi. Gubernur California, Gavin Newsom, mengatakan pemerintah negara bagian terus berkoordinasi dengan aparat keamanan lokal dan federal guna memastikan situasi tetap terkendali.

“Kami selalu bersiap menghadapi berbagai kemungkinan terburuk, namun saat ini tidak ada ancaman langsung terhadap California,” ujar Newsom.

Isu ini mencuat di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang memicu berbagai spekulasi mengenai kemungkinan aksi balasan dari Teheran. Namun pemerintah AS menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti kredibel yang menunjukkan adanya rencana serangan drone Iran ke wilayah Amerika.