JURNALJAMBI.CO – Kepolisian Resor Batang Hari tengah melakukan penyelidikan atas kasus penyekapan dan perampokan yang menimpa seorang guru sekolah dasar di Kabupaten Batang Hari, Jambi. Peristiwa tersebut terjadi saat korban dalam perjalanan pulang ke rumah menggunakan kendaraan travel tidak resmi.
Korban diketahui merupakan guru SD Negeri 42/1 Lubuk Ruso, Kecamatan Pemayung. Insiden itu terjadi pada Selasa (3/1/2026), ketika korban hendak kembali ke kediamannya di Kecamatan Muara Bulian.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma berat. Video yang memperlihatkan kondisi korban mengenakan seragam pegawai negeri sipil (PNS) dan menangis histeris sempat beredar di media sosial dan menyita perhatian publik.
Kepala Seksi Humas Polres Batang Hari, Iptu Simbang Tetap, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban merupakan seorang ibu guru yang menjadi korban pembegalan saat berada di dalam kendaraan.
“Memang telah terjadi kejadian pembegalan terhadap seorang ibu guru dari Desa Lubuk Ruso, Kecamatan Pemayung, yang hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Muara Bulian,” ujar Simbang, Kamis (5/2/2026).
Menurut Simbang, korban menaiki mobil travel berpelat hitam dari Lubuk Ruso. Setelah menempuh perjalanan sekitar 25 kilometer, aksi pembegalan terjadi di dalam kendaraan tersebut.
“Korban menaiki mobil travel berpelat hitam. Sekitar 25 kilometer dari Lubuk Ruso, di dalam mobil itulah terjadi pembegalan,” kata dia.
Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, di antaranya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta menemui korban untuk menggali keterangan lebih lanjut.
“Langkah yang kami lakukan adalah mendatangi TKP, memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan, serta jemput bola menemui korban,” ujarnya.













