JURNALJAMBI.CO – Gubernur Jambi, Al Haris, memberi apresiasi tinggi atas penganugerahan gelar atas penganugerahan gelar adat melayu jambi, kepada tujuh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi. Acara khidmat tersebut berlangsung di Balairungsari Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi, Rabu (21/1).
Prosesi penganugerahan berlangsung sakral, meliputi penyematan pin, pemasangan selempang, dan pengalungan gordon. Salah satu momen penting ialah saat prosesi penyisipan keris yang dilakukan Gubernur Al Haris kepada penerima gelar, sebagai simbol amanah, dan tanggung jawab sebagai pemimpin adat.
Gubernur Al Haris menyatakan, bahwa pemberian gelar ini merupakan bentuk tanggung jawab moral bagi para pemimpin daerah untuk senantiasa bersinergi demi kemajuan Jambi.
”Kita berharap gelar adat yang diberikan menjadi kolaborasi dalam menjaga keharmonisan sosial masyarakat Jambi,” ujar Al Haris.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum LAM Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus (HBA), menegaskan pentingnya integritas para pemimpin dalam menjaga maruah adat.
“Gelar adat ini adalah bentuk penghargaan sekaligus harapan besar agar para pemimpin kita senantiasa memegang teguh prinsip adat dalam menjalankan tugasnya,” tegas HBA.
Adapun tujuh pejabat Forkopimda yang menerima gelar adat tersebut adalah:
1. Ketua DPRD Provinsi Jambi Datuk M. Hafiz Fattah, gelar Adipati Utamo Setio Puro
2. Kapolda Jambi Datuk Irjen Pol Krisno H Siregar, gelar Adipati Utama Siginjai Sakti
3. Danrem 042/Garuda Putih Datuk Brigjen TNI Heri Purwanto, gelar Adipati Utama Sijimat Batuah.
4. Kajati Jambi Datuk Sugeng Hariadi, gelar Adipati Utamo Sitimang Jayo
5. Ketua Pengadilan Tinggi Jambi Datin Iva Sudewi, gelar Adipati Utama Radin Undang
6. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi Datuk Hasim Marsalina, gelar Adipati Utamo Neraco Agamo
7. Sekda Provinsi Jambi Datuk Sudirman, gelar Adipati Utama Tanggo Rajo













