JURNALJAMBI.CO – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 39 desa se Kabupaten Sarolangun akan diselenggarakan pada tanggal 29 Oktober tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sarolangun telah menggelar sosialisasi hingga rapat persiapan dan pemantapan demi menjaga stabilitas daerah, agar Pilkades Serentak berjalan aman, damai, dan demokratis.
Menjelang Pilkades serentak, Wakil Bupati (Wabup) Sarolangun Gerry Trisatwika atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengingatkan 5 (Lima) hal penting, yaitu:
1. Persiapan dari segi pengamanan dan administrasi,
2. Keharusan mentaati undang-undang dan tidak menyalahi aturan,
3. Kerja keras Dinas PMD,
4. Menjadi Kepala Desa Punya Tanggung jawab besar,
5. Diharapkan kepada Panitia Pilkades untuk melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin.
5 hal penting ini diungkapkan Wabup Gerry Trisatwika pada wawancara khusus dengan wartawan di ruang kerjanya, Rabu 7 Oktober 2026, usai Rapat Persiapan dan Pemantapan Pemungutan Suara Pilkades Serentak Kabupaten Sarolangun tahun 2026 di ruang Pola Utama kantor Bupati Sarolangun.
Persiapan dari segi pengamanan dan administrasinya harus seiring dengan keharusan mentaati Undang-undang yang sudah berlaku untuk mencegah masalah yang akan terjadi di kemudian hari.
“Dengan tidak menyalahi aturan, dapat menghindari jangan sampai ada celah aturan yang dilanggar, jangan sampai ada celah aturan yang tidak dilaksanakan itu menjadi bahan untuk terjadinya konflik yang tidak kita inginkan,” ucap Wabup Gerry Trisatwika.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) hari ini bekerja keras, salah satunya pada tahapan pelaksanaan Deklarasi Damai, tahapan masa Kampanye dan Pelaksanaan Pilkades 29 Oktober 2026.
Para Calon Kepala Desa harus memahami bahwasanya menjadi Kepala Desa mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sangat berat (PR), mengingat banyaknya program-program Nasional yang sasarannya ke desa.
“Ke depannya menjadi Kepala Desa itu punya tanggung jawab yang sangat berat, karena banyak program-program nasional yang sasarannya ke desa. Kepala Desa juga punya PR, terkait infrastruktur pelayanan publik, kesehatan dan bantuan sosial, PR itu semua tertumpu ke desa, saat ini kita butuh kepala desa yang siap bekerja membangun desa, mengabdi kepada negara dan juga tulus membantu masyarakat,” terang Wabup Gerry Trisatwika.
Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap kepada Panitia Pilkades agar melaksanakan tugas dan kewajibannya sebaik mungkin, tentunya tugas dan kewajiban panitia tidak mudah, karena di kondisi anggaran Pilkades yang sangat minim.
“Saya himbau, tolong melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, karena hari ini kita tidak didukung anggaran yang mumpuni, kita mengajak selain dari panitia, juga membantu kerja-kerja di lapangan, tetap mengacu kepada aturan-aturan yang berlaku, jangan sampai ada sesuatu yang dilanggar, jangan sampai ada sesuatu yang terlewatkan, semua itu dalam rangka menjaga suksesnya Pilkades Serentak di Kabupaten Sarolangun,” pungkas Wabup Gerry Trisatwika.












