Daerah  

50 Redkar Sarolangun Diharapkan Jadi Garda Terdepan untuk Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

Wabup Gerry Trisatwika berfoto bersama para Redkar Sarolangun

JURNALJAMBI.CO – Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggelar pelatihan dan pengukuhan 50 orang Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Selasa 29 September 2926 di EG Resto & Cafe Sarolangun. Setelah pelatihan dan pengukuhan ini, 50 Redkar diharapkan menjadi garda terdepan bagi masyarakat Kabupaten Sarolangun untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

“Kita hari mengadakan pelatihan dan pengukuhan relawan pemadam kebakaran, diharapkan nantinya 50  relawan menjadi garda terdepan bagi masyarakat Kabupaten Sarolangun dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran,” kata Wakil Bupati Sarolangun (Wabup) Gerry Trisatwika.

Suasana Pelatihan Redkar Sarolangun

Pembukaan Pelatihan Redkar dihadiri dan dibuka langsung oleh Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika, dihadiri Sekda M. Arief, Staf Ahli Bupati Hendriman dan Hendrik Andilala, Kalaksa BPBD Solahudin Nopri, Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Trianto, Sekdin Deni Subhan, Sat Pol PP, Kadis Perhubungan Suprianto, para pegawai DPKP dan para peserta pelatihan.

Kepada wartawan, Wabup Gerry Trisatwika mengatakan bahwa jumlah Redkar yang ada diyakini mencukupi dalam membantu tugas Damkar Kabupaten Sarolangun. Dalam pelatihan, Redkar dibekali dasar-dasar pemadaman, pencegahan dan evakuasi, dan juga diharapkan membantu dari segi informasi kebakaran yang terjadi serta membantu pemadaman kebakaran bersama personil Damkar.

Wabup Gerry Trisatwika mengakui bahwa peralatan dan perlengkapan Damkar yang dimiliki saat ini perlu penambahan, seperti armada Damkar yang sekarang berjumlah 7 (Tujuh) armada, belum cukup untuk memenuhi kebutuhan 11 kecamatan, dibutuhkan penambahan 4 (Empat) armada Damkar. Begitu juga peralatan pemadaman api seperti mesin pompa air, yang sangat penting di lokasi kebakaran yang tidak terjangkau armada Damkar, seperti di Kecamatan Batang Asai.

Para peserta pelatihan mengikuti pelatihan dengan tertib dan semangat

“Kita masih mengupayakan melengkapi peralatan-peralatan yang dibutuhkan, kita berkomitmen untuk melengkapi dan memperbaharui kelengkapan yang dibutuhkan, terutama untuk wilayah yang tidak terjangkau oleh Dinas Damkar, di empat kecamatan,” terang Wabup Gerry Trisatwika.

Pantauan media jurnaljambi.co, Pemateri pelatihan membekali para peserta pelatihan sesuai standar operasional dalam penyelamatan, yaitu materi Penanggulangan Kebakaran, Pencegahan Kebakaran dan Penyelamatan.

Dalam tugasnya, Redkar dikerahkan untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang terjadi di lingkungan masyarakat, sedangkan kejadian kebakaran lahan dan hutan, Redkar diharapkan dapat menginformasikan atau melaporkan ke BPBD atau Manggala Agni dan Dinas Kehutanan.