JURNALJAMBI.CO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sarolangun kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan membagikan sebanyak 5.000 masker sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Kabupaten Sarolangun dan kiriman kabut asap dari luar wilayah Sarolangun.
Kegiatan pembagian masker ini dilaksanakan oleh Ketua PMI Kabupaten Sarolangun Ario L Fajrin, S.IP beserta jajaran pengurus dan relawan PMI, Selasa 8 September 2026. Masker dibagikan kepada masyarakat secara langsung di Simpang 4 Lampu Merah Sarolangun serta ke sejumlah sekolah, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan lainnya yang terdampak kabut asap.
Kepada media ini, Ketua PMI Kabupaten Sarolangun, Ario L. Fajrin, mengatakan bahwa pembagian masker merupakan salah satu bentuk kepedulian dan langkah nyata PMI dalam membantu melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.
“PMI Kabupaten Sarolangun membagikan sebanyak 5.000 masker kepada masyarakat, sekolah, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan lainnya. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PMI dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan,” kata Ario.
Menurutnya, PMI tidak hanya berperan dalam pelayanan kepalangmerahan, tetapi juga hadir dalam berbagai situasi kebencanaan untuk memberikan bantuan dan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak.
“PMI Kabupaten Sarolangun akan terus bergerak dan hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, khususnya saat kondisi kualitas udara memburuk,” tambahnya.
Kegiatan pembagian masker ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI Tahun 2026 yang mengusung tema “PEDULI, BERGERAK, BERSAMA.”
Tema tersebut menjadi semangat bagi seluruh jajaran PMI untuk terus memperkuat kepedulian, bergerak bersama masyarakat, serta membangun kolaborasi dalam menghadapi berbagai kondisi kebencanaan dan persoalan kemanusiaan.
Dalam penanganan dampak kabut asap, PMI Kabupaten Sarolangun terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, stakeholder terkait, mitra kemanusiaan, PMI Provinsi Jambi, serta PMI Pusat.
Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya penanggulangan dampak Karhutla dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan dukungan serta bantuan yang diperlukan.
PMI Kabupaten Sarolangun berkomitmen untuk terus PEDULI, BERGERAK, dan BERSAMA masyarakat dalam setiap aksi kemanusiaan.












