JURNALJAMBI.CO – Anggota DPR RI Komisi XII Cek Endra mendorong Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk lebih aktif terlibat dalam pengawasan distribusi BBM subsidi melalui penyusunan regulasi daerah yang mampu memperkuat pengawasan di masyarakat, agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran. Hal ini ditegaskan Cek Endra saat melakukan kunjungan pengawasan ke Field Pertamina Jambi, Senin 15 Juni 2026.
Kunjungan ini sebagai bagian dari tugas pengawasan terhadap sektor energi nasional. Kunjungan pengawasan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan energi, kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), serta efektivitas penyaluran BBM subsidi kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Kunjungan Cek Endra disambut langsung oleh Kepala Sales Area Manager (SAM) Pertamina Jambi, Chairul Anwar, beserta jajaran manajemen Pertamina. Pada kunjungan resmi anggota Komisi XII DPR RI, pihak Pertamina Jambi memaparkan kondisi distribusi energi di Provinsi Jambi, termasuk berbagai tantangan dalam menjaga ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat maupun dunia usaha.
Dalam kunjungannya, Cek Endra menegaskan bahwa program subsidi energi merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat. Karena itu, penyalurannya harus tepat sasaran, tepat volume, dan tepat manfaat sehingga benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Mantan Bupati Sarolangun dua periode ini, pengawasan distribusi BBM subsidi harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan guna mencegah berbagai bentuk penyimpangan yang berpotensi merugikan negara maupun masyarakat.
“BBM subsidi merupakan instrumen negara untuk membantu masyarakat. Karena itu penyalurannya harus tepat sasaran, tepat volume, dan tepat manfaat. Jangan sampai subsidi yang berasal dari uang rakyat justru dinikmati oleh pihak-pihak yang tidak berhak,” tegas Cek Endra.
Legislator sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi ini menjelaskan bahwa pengawasan distribusi BBM subsidi saat ini menjadi salah satu perhatian utama Komisi XII DPR RI. Berbagai langkah penguatan pengawasan terus didorong, mulai dari pemanfaatan teknologi digital dalam sistem distribusi hingga peningkatan koordinasi antar instansi, guna meminimalisir kebocoran subsidi.
Cek Endra juga menegaskan, keberhasilan program subsidi energi tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat dan Pertamina, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
“Saya mendorong pemerintah daerah untuk menyusun regulasi atau peraturan daerah yang mendukung pengawasan distribusi BBM subsidi. Dengan keterlibatan pemerintah daerah, pengawasan akan lebih efektif karena mereka mengetahui secara langsung kondisi masyarakat dan kebutuhan di wilayah masing-masing,” ungkapnya.
Cek Endra menilai sinergi antara pemerintah daerah, Pertamina, BPH Migas, aparat penegak hukum, serta DPR RI menjadi kunci penting dalam menutup berbagai celah penyimpangan yang masih kerap ditemukan dalam distribusi BBM subsidi.
Menurutnya, sistem pengawasan yang terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah akan membuat program subsidi energi berjalan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Sales Area Manager Pertamina Jambi, Chairul Anwar, menegaskan komitmen Pertamina untuk terus menjaga stabilitas distribusi BBM dan LPG di Provinsi Jambi. Pertamina juga terus melakukan berbagai upaya peningkatan pengawasan guna memastikan pasokan energi tetap tersedia dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Dalam momentum penting itu, pihak Pertamina juga memaparkan kondisi terkini distribusi energi di wilayah Jambi, termasuk langkah-langkah yang telah dilakukan untuk menjaga ketahanan pasokan serta mengantisipasi berbagai tantangan distribusi di lapangan.
Kunjungan kerja dan pengawasan yang dilakukan Komisi XII DPR RI ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara DPR RI, Pertamina, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait dalam memastikan subsidi energi benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Cek Endra menegaskan bahwa DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap sektor energi demi memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi dan tidak terjadi penyimpangan dalam penyaluran subsidi.
“Kami akan terus melakukan pengawasan agar distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan dan tidak terjadi penyimpangan di lapangan. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dan subsidi energi harus benar-benar dinikmati oleh mereka yang berhak menerimanya,” tutup Cek Endra.
Hasil kunjungan pengawasan anggota Komisi XII DPR RI Cek Endra ke Field Pertamina Jambi ini meninggalkan sebuah pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran dan betul-betul dinikmati oleh masyarakat, BBM subsidi bukan hak para pengusaha dan orang-orang berduit.












