Momentum Hari Buruh Nasional 2026,  Cek Endra : Buruh adalah Pilar Utama Penggerak Ekonomi Bangsa 

JURNALJAMBI.CO – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Drs. H. Cek Endra, menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh Nasional (May Day) yang diperingati setiap tanggal 1 Mei. Dalam momentum ini, beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menciptakan ekosistem industri yang sehat dan berkeadilan.

​Sebagai anggota legislatif yang kini membidangi ruang lingkup energi, sumber daya mineral, dan lingkungan hidup, Cek Endra menyoroti bahwa sektor-sektor strategis tersebut merupakan tumpuan bagi ribuan tenaga kerja di Indonesia. Menurutnya, perlindungan terhadap hak-hak buruh harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga iklim investasi.

“Selamat Hari Buruh Nasional bagi seluruh pejuang keluarga di Indonesia, khususnya di Provinsi Jambi. Buruh adalah pilar utama penggerak ekonomi bangsa. Di Komisi XII, kami terus berkomitmen memastikan bahwa industri energi dan tambang tidak hanya mengejar target produksi, tetapi juga wajib menjamin keselamatan kerja serta kesejahteraan para karyawannya,” ujar mantan Bupati Sarolangun dua periode itu, di Jakarta.

Cek Endra juga menambahkan bahwa tantangan buruh ke depan semakin kompleks, terutama dengan adanya transisi energi dan digitalisasi industri. Ia mendorong pemerintah untuk lebih masif dalam memberikan pelatihan peningkatan skill (upskilling) agar tenaga kerja lokal mampu bersaing dan memiliki nilai tawar yang tinggi di tengah masuknya teknologi baru.

“Kita ingin buruh kita naik kelas. Bukan hanya soal upah yang layak, tapi juga jaminan sosial, kesehatan, dan kepastian masa depan bagi keluarga mereka. Kaidah-kaidah K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) harus menjadi harga mati di setiap perusahaan,” tegas Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi ini.

Lebih lanjut, ia berharap melalui peringatan Hari Buruh 1 Mei 2026, komunikasi tripartit antara buruh, perusahaan, dan pemerintah dapat terus diperkuat untuk meminimalisir konflik industrial.

​”Mari kita jadikan momentum 1 Mei ini untuk mempererat kebersamaan. Jika buruh sejahtera, maka produktivitas meningkat, dan secara otomatis ekonomi daerah maupun nasional akan tumbuh lebih kuat,” pungkasnya.

​Peringatan Hari Buruh tahun ini diharapkan menjadi titik balik bagi perbaikan regulasi yang lebih memihak pada kepentingan rakyat kecil, sembari tetap menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global.