Update Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: 14 Tewas, 84 Luka, Korban Dibawa ke RS Polri

Korban tewas kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 14, dengan 84 luka-luka.

JURNALJAMBI.CO – Jumlah korban tewas dalam kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur terus bertambah. Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, korban meninggal dunia tercatat mencapai 14 orang.

Selain itu, sebanyak 84 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, mengatakan data tersebut merupakan pembaruan per pukul 08.45 WIB.

“Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara korban luka dirawat di berbagai rumah sakit,” ujar Bobby dalam keterangan resmi.

Sejumlah rumah sakit yang menangani korban di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, hingga RS Siloam Bekasi Timur.

Pihak KAI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal, termasuk jaminan pembiayaan. Perusahaan menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan korban luka dan biaya pemakaman korban meninggal dunia ditanggung oleh asuransi dan KAI.

Selain penanganan korban, KAI juga melakukan pendataan terhadap barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian. Barang tersebut diamankan melalui layanan lost and found dan dikoordinasikan bersama pihak kepolisian guna mendukung proses identifikasi.