JURNALJAMBI.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Sarolangun menyambut kunjungan KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Sarolangun dalam rangka Audiensi dan Sosialisasi Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Melalui Sipol (Sistem Informasi Partai Politik), Jum’at 9 Oktober 2026.
Kunjungan Komisioner KPU Sarolangun yang dipimpin Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujadid disambut hangat Ketua DPD Golkar Sarolangun Gerry Trisatwika beserta unsur pimpinan ; Jefri Sonefil, Yusuf Helmi, Izhar, Almudasir, Herman Koto, A Fuady dan Staf Sekretariat kantor DPD Golkar Sarolangun. Turut hadir bersama Ketua Ahmad Mujadid, Komisioner KPU Sarolangun Edi Zamra beserta staf, Mujiono dan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Golkar Sarolangun Gerry Trisatwika mengucapkan terimakasih atas kunjungan KPU Sarolangun dalam agenda Audiensi dan Sosialisasi Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Melalui Sipol, menuju Pemilu dan Pilkada tahun 2029.
“Terimakasih kita ucapkan kepada Ketua KPU Sarolangun dan tim yang sudah datang berkunjung ke DPD Partai Golkar Kabupaten Sarolangun dalam rangka Audiensi dan Sosialisasi Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Melalui Sipol” ucap Ketua DPD Golkar Sarolangun Gerry Trisatwika.
Memulai sosialisasinya, Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujadid mengatakan tahapan awal Pemilu 2029 akan dimulai pada 2027 dengan perkiraan kick-off sekitar bulan Juni 2027.
Sosialisasi Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Melalui Sipol berdasarkan PKPU Nomor 4 Tahun 2022 serta UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
“Alhamdulillah Partai Golkar Sarolangun sudah kami lakukan pemutakhiran pada semester 1 dan ini agenda sosialisasi semester 2, sesuai PKPU,” kata Ahmad Mujadid.
Dalam sosialisasi, Ahmad Mujadid menyampaikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh parpol, terkait pemutakhiran data, yaitu Kepengurusan, Keterwakilan Perempuan dan Keanggotaan. 
Ketua Ahmad Mujadid juga menyampaikan rencana KPU, akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-73 pada tanggal 7 November 2026. Ia meminta partisipasi parpol dan pemerintah daerah dalam rangkaian HUT KPU dan penetapan jumlah kursi DPRD Kabupaten Sarolangun.
“Kami harapkan kebersamaan dalam uji petik yang akan kita lakukan,” ujarnya.
Selanjutnya, terkait Pemutakhiran Data Pemilih, KPU Sarolangun akan bersosialisasi kepada calon pemilih, masyarakat hingga pemilih pemula, bersosialisasi hingga ke sekolah-sekolah.
Komisioner KPU Sarolangun, Edi Zamra menyampaikan, dengan data penduduk dan data calon pemilih terbaru, DPRD Kabupaten Sarolangun akan kembali 35 kursi dewan. Dan dari data calon pemilih, pemilih Gen Z berjumlah 40 persen lebih.
Audiensi dan Sosialisasi berlangsung dengan diskusi interaktif, terpantau 2 unsur pimpinan DPD, Yusuf Helmi dan Jefri Sonefil berkontribusi aktif dalam momen ini.
Yusuf Helmi, menyoroti terkait petugas pendataan, memberikan masukan-masukan seyogyanya petugas pendataan bekerjasama dengan RT, karena menurutnya mereka punya data lengkap warga, mana yang usia memilih dan mana yang belum, untuk memperbaiki cara pendataan sebelumnya. Petugas pendataan harus independen, jangan ada indikasi tim sukses caleg.
Sementara itu, Jefri Sonefil meminta KPU Sarolangun menginformasikan isu-isu terhangat yang sedang tren di masyarakat. Jefri juga bicara tentang aturan kursi DPRD,
diharapkan kembali pada aturan 2019-2024. Acara audiensi dan sosialisasi berlangsung hangat dan akrab dan diakhiri dengan ramah-tamah dan foto bersama.












