JURNALJAMBI.CO — Dunia hukum di Provinsi Jambi memasuki babak baru. Kongres Advokat Indonesia (KAI) DPD Jambi resmi menggandeng Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi untuk mencetak advokat-advokat muda yang profesional dan berintegritas.
Kerja sama strategis ini menjadi angin segar bagi mahasiswa hukum di Jambi yang bercita-cita menjadi lawyer ternama. Pasalnya, KAI tidak hanya akan memberikan pendidikan khusus profesi advokat, tapi juga membuka program beasiswa besar-besaran.
Ketua Presidium KAI Jambi menegaskan, slogan yang diusung bukan kaleng-kaleng: “ADVOKAI CADAS, CERDAS, BERKELAS
“Cadas artinya berani dan kuat membela kebenaran, Cerdas artinya cermat dalam menangani perkara, dan Berkelas artinya penyelesaian secara elegan,” ujar salah satu Presidium KAI Jambi.
Melalui kerja sama dengan UIN STS Jambi yang kini memiliki 50 Program Studi dengan 24 prodi berpredikat Unggul, KAI menargetkan lahirnya advokat yang tidak hanya paham hukum pidana perdata, tapi juga hukum Islam dan isu-isu kekinian seperti sengketa lahan tol yang marak di Jambi.
Ada Beasiswa 2 Juta untuk Mahasiswa!
Yang paling menarik, KAI Jambi mencanangkan program beasiswa senilai Rp 2 Juta per orang untuk try out ujian advokat dan total Rp 3 Miliar untuk 1500 orang calon sarjana hukum di Jambi.
“Ini kesempatan emas. Ayo adik-adik mahasiswa semester akhir yang sudah punya mimpi jadi advokat, raih cita-citamu bersama KAI Jambi. Untuk masyarakat tidak mampu, kita gratiskan pendampingan hukum pro-bono!” tegas Presidium KAI.
Langkah ini disambut antusias oleh pihak kampus. Dekan Fakultas Syariah UIN STS Jambi menilai kolaborasi ini akan memperkuat tridharma perguruan tinggi dan menjawab keresahan masyarakat Jambi dalam mencari keadilan.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat Jambi yang kesulitan mencari bantuan hukum yang terjangkau dan berkualitas.












